عَمَّ يَتَسَاۤءَلُوْنَۚ
📖 Cara Baca:
'amma yatasā`alụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
عَنِ النَّبَاِ الْعَظِيْمِۙ
📖 Cara Baca:
'anin-naba`il-'aẓīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Tentang berita yang besar (hari kebangkitan),
الَّذِيْ هُمْ فِيْهِ مُخْتَلِفُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
allażī hum fīhi mukhtalifụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
yang dalam hal itu mereka berselisih.
كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
kallā saya'lamụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Tidak! Kelak mereka akan mengetahui,
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ
📖 Cara Baca:
ṡumma kallā saya'lamụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰدًاۙ
📖 Cara Baca:
a lam naj'alil-arḍa mihādā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,
وَّالْجِبَالَ اَوْتَادًاۖ
📖 Cara Baca:
wal-jibāla autādā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan gunung-gunung sebagai pasak?
وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ
📖 Cara Baca:
wa khalaqnākum azwājā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan,
وَّجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًاۙ
📖 Cara Baca:
wa ja'alnā naumakum subātā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,
وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًاۙ
📖 Cara Baca:
wa ja'alnal-laila libāsā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,
وَّجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًاۚ
📖 Cara Baca:
wa ja'alnan-nahāra ma'āsyā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًاۙ
📖 Cara Baca:
wa banainā fauqakum sab'an syidādā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Kami membangun di atas kamu tujuh (langit) yang kokoh,
وَّجَعَلْنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًاۖ
📖 Cara Baca:
wa ja'alnā sirājaw wahhājā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),
وَّاَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَاۤءً ثَجَّاجًاۙ
📖 Cara Baca:
wa anzalnā minal-mu'ṣirāti mā`an ṡajjājā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya,
لِّنُخْرِجَ بِهٖ حَبًّا وَّنَبَاتًاۙ
📖 Cara Baca:
linukhrija bihī ḥabbaw wa nabātā
🔄 Terjemahan Indonesia:
untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,
وَّجَنّٰتٍ اَلْفَافًاۗ
📖 Cara Baca:
wa jannātin alfāfā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan kebun-kebun yang rindang.
اِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيْقَاتًاۙ
📖 Cara Baca:
inna yaumal-faṣli kāna mīqātā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,
يَّوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَتَأْتُوْنَ اَفْوَاجًاۙ
📖 Cara Baca:
yauma yunfakhu fiṣ-ṣụri fa ta`tụna afwājā
🔄 Terjemahan Indonesia:
(yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,
وَّفُتِحَتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ اَبْوَابًاۙ
📖 Cara Baca:
wa futiḥatis-samā`u fa kānat abwābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu,
وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ
📖 Cara Baca:
wa suyyiratil-jibālu fa kānat sarābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.
اِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًاۙ
📖 Cara Baca:
inna jahannama kānat mirṣādā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka),
لِّلطّٰغِيْنَ مَاٰبًاۙ
📖 Cara Baca:
liṭ-ṭāgīna ma`ābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
لّٰبِثِيْنَ فِيْهَآ اَحْقَابًاۚ
📖 Cara Baca:
lābiṡīna fīhā aḥqābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama,
لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَّلَا شَرَابًاۙ
📖 Cara Baca:
lā yażụqụna fīhā bardaw wa lā syarābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
اِلَّا حَمِيْمًا وَّغَسَّاقًاۙ
📖 Cara Baca:
illā ḥamīmaw wa gassāqā
🔄 Terjemahan Indonesia:
selain air yang mendidih dan nanah,
جَزَاۤءً وِّفَاقًاۗ
📖 Cara Baca:
jazā`aw wifāqā
🔄 Terjemahan Indonesia:
sebagai pembalasan yang setimpal.
اِنَّهُمْ كَانُوْا لَا يَرْجُوْنَ حِسَابًاۙ
📖 Cara Baca:
innahum kānụ lā yarjụna ḥisābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan.
وَّكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا كِذَّابًاۗ
📖 Cara Baca:
wa każżabụ bi`āyātinā kiżżābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ كِتٰبًاۙ
📖 Cara Baca:
wa kulla syai`in aḥṣaināhu kitābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).
فَذُوْقُوْا فَلَنْ نَّزِيْدَكُمْ اِلَّا عَذَابًا
📖 Cara Baca:
fa żụqụ fa lan nazīdakum illā 'ażābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab.
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ
📖 Cara Baca:
inna lil-muttaqīna mafāzā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
حَدَاۤىِٕقَ وَاَعْنَابًاۙ
📖 Cara Baca:
ḥadā`iqa wa a'nābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
وَّكَوَاعِبَ اَتْرَابًاۙ
📖 Cara Baca:
wa kawā'iba atrābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan gadis-gadis montok yang sebaya,
وَّكَأْسًا دِهَاقًاۗ
📖 Cara Baca:
wa ka`san dihāqā
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا كِذَّابًا
📖 Cara Baca:
lā yasma'ụna fīhā lagwaw wa lā kiżżābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.
جَزَاۤءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَاۤءً حِسَابًاۙ
📖 Cara Baca:
jazā`am mir rabbika 'aṭā`an ḥisābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu,
رَّبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمٰنِ لَا يَمْلِكُوْنَ مِنْهُ خِطَابًاۚ
📖 Cara Baca:
rabbis-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumar-raḥmāni lā yamlikụna min-hu khiṭābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.
يَوْمَ يَقُوْمُ الرُّوْحُ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ صَفًّاۙ لَّا يَتَكَلَّمُوْنَ اِلَّا مَنْ اَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا
📖 Cara Baca:
yauma yaqụmur-rụḥu wal-malā`ikatu ṣaffal lā yatakallamụna illā man ażina lahur-raḥmānu wa qāla ṣawābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا
📖 Cara Baca:
żālikal-yaumul-ḥaqq, fa man syā`attakhaża ilā rabbihī ma`ābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
اِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرَابًا
📖 Cara Baca:
innā anżarnākum 'ażābang qarībay yauma yanẓurul-mar`u mā qaddamat yadāhu wa yaqụlul-kāfiru yā laitanī kuntu turābā
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.”