➡️ Mekanisme: Hadhf
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Iskān & Naql
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Hadhf
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu azab yang dekat, pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Innā andzarnākum ‘adzāban qarībā, yawma yanẓurul-mar’u mā qaddamat yadāhu" adalah penutup: **Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu azab yang dekat** (*‘adzāban qarībā*), **pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya**. Ath-Thabari menerangkan bahwa azab itu dekat karena segala yang akan terjadi dianggap dekat. *Mā qaddamat yadāhu* adalah semua amal perbuatan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kedekatan ini menunjukkan kepastian. Al-Baidhawi menguraikan bahwa melihat amal sendiri adalah azab itu sendiri bagi orang kafir. Al-Alusi menekankan bahwa *qarībā* juga merujuk pada azab kematian. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *mā qaddamat yadāhu* sebagai realisasi semua perbuatan yang telah dikirimkan ke akhirat.