Dan gadis-gadis remaja yang sebaya.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa kawā‘iba atrābā" berarti **Dan gadis-gadis remaja** (*kawā‘iba*) **yang sebaya** (*atrabā*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *kawā‘ib* adalah bidadari yang dadanya padat, dan *atrabā* adalah sebaya usianya. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kenikmatan Surga meliputi pasangan yang cantik dan abadi. Al-Baidhawi menguraikan bahwa *atrabā* menunjukkan kesamaan usia dan kecocokan. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah kenikmatan spiritual dan fisik. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *kawā‘iba atrābā* sebagai kebahagiaan pasangan yang ideal.