IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat An-Naba Ayat 39

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat An-Naba Ayat 39

39 Surah An-Naba Ayat 39 ⬇️
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا
📘 Cara Baca:
żālikal-yaumul-ḥaqq, fa man syā`attakhaża ilā rabbihī ma`ābā
Arti Terjemahan Indonesia:
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ذلك
Itulah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Isyārah
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Isim Isyārah.
Akar Kata: ذ ل ك
اليوم
hari
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Badal/Na'at
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Badal atau Na'at bagi ذَٰلِكَ.
Akar Kata: ي و م
الحق
yang benar
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ṣifah (Na'at)
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Na'at bagi ٱلْيَوْمُ. Atau Khobar dari ذَٰلِكَ.
Akar Kata: ح ق ق
فمن
Maka barang siapa
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Syarat
Kedudukan: Fā' Jawab. Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Man (مَن) Isim Syarat.
Akar Kata: ف - م ن ن
شاء
menghendaki
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarat
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir.
Akar Kata: ش ي أ
اتخذ
niscaya dia mengambil
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Jawab Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir.
Akar Kata: أ خ ذ
الى
kepada
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: أ ل ي
ربه
Tuhannya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Hā' (هِ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ر ب ب - ه و
مابا
tempat kembali
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Makān/Maṣdar Mīmī
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari ٱتَّخَذَ.
Akar Kata: أ و ب
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • شَاءَ • Shorof
شَاءَ berasal dari akar kata ش ي أ. Bentuk aslinya adalah شَيَأَ, merupakan Fiil Ajwaf Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) diubah menjadi alif (ا) karena berharakat dan didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd dan Amr Li at-Taswīyah
Ayat ini adalah *Taukīd* yang menetapkan kebenaran Kiamat (**al-yaumul-ḥaqq**). Diikuti *Amr Li at-Taswīyah* (perintah untuk berlomba-lomba): **maka barangsiapa menghendaki (man syā`a), niscaya dia mengambil jalan kembali.**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Itulah Hari Yang Pasti Terjadi. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Dzālikal-yawmul-ḥaqq, fa man syā’a attakhadza ilā rabbihī ma’ābā" adalah kesimpulan: **Itulah Hari Yang Pasti Terjadi** (*al-yawmul-ḥaqq*). **Maka barangsiapa menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya** (*ma’ābā*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *al-yawmul-ḥaqq* adalah Hari Kiamat yang tidak diragukan lagi. *Ma’ābā* adalah jalan kembali kepada Allah melalui amal saleh. Al-Qurthubi menambahkan bahwa Allah memberikan kebebasan memilih. Al-Baidhawi menguraikan bahwa pilihan ada di tangan manusia untuk mempersiapkan diri. Al-Alusi menekankan bahwa Allah memberi peringatan agar manusia kembali kepada-Nya. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *ma’ābā* sebagai jalan ketaatan dan ibadah.