Kecuali air yang mendidih dan nanah.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Illā ḥamīmaw wa ghassāqā" adalah satu-satunya "minuman": **Kecuali air yang mendidih** (*ḥamīmā*) **dan nanah** (*ghassāqā*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *ḥamīm* adalah air yang sangat panas, dan *ghassāq* adalah nanah, darah, dan cairan menjijikkan dari tubuh penghuni Neraka. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *ghassāq* adalah cairan yang sangat dingin dan berbau busuk yang membakar. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah penderitaan ganda yang kontras. Al-Alusi menekankan bahwa minuman ini adalah hukuman yang memuakkan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *ghassāqā* sebagai cairan yang berasal dari kotoran batin mereka.