IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat An-Naba Ayat 13

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat An-Naba Ayat 13

13 Surah An-Naba Ayat 13 ⬇️
وَّجَعَلْنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًاۖ
📘 Cara Baca:
wa ja'alnā sirājaw wahhājā
Arti Terjemahan Indonesia:
dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
وجعلنا
Dan Kami menjadikan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf. Nā' (نَا) Fā'il.
Akar Kata: ج ع ل - ن ا
سراجا
pelita
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Maf'ūl Bih Awal
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Maf'ūl Bih Awal.
Akar Kata: س ر ج
وهاجا
yang sangat terang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il (Mubālaghah)
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Na'at bagi سِرَاجًا.
Akar Kata: و ه ج
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Tasybīh
Matahari diserupakan dengan **pelita (sirājan)** yang **amat terang (wahhājā)** adalah *Tasybīh* yang mengagungkan sumber cahaya utama di alam semesta. Ini menguatkan *Istidlāl*.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan Kami menjadikan pelita yang amat terang (matahari).

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa ja‘alnā sirājaw wahhājā" berarti **Dan Kami menjadikan pelita yang amat terang** (*sirājaw wahhājā*) **(matahari)**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *sirāj* (pelita) dan *wahhāj* (amat terang/panas) adalah deskripsi matahari sebagai sumber cahaya dan panas. Al-Qurthubi menambahkan bahwa matahari adalah karunia Allah yang vital. Al-Baidhawi menguraikan bahwa cahaya matahari memungkinkan aktivitas di siang hari. Al-Alusi menekankan bahwa Allah mengatur panas dan cahaya. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *sirājaw wahhājā* sebagai sumber energi utama di alam semesta.