وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَۙ
📖 Cara Baca:
wailul lil-muṭaffifīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
الَّذِيْنَ اِذَا اكْتَالُوْا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَۖ
📖 Cara Baca:
allażīna iżaktālụ 'alan-nāsi yastaufụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
(Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,
وَاِذَا كَالُوْهُمْ اَوْ وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
wa iżā kālụhum aw wazanụhum yukhsirụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.
اَلَا يَظُنُّ اُولٰۤىِٕكَ اَنَّهُمْ مَّبْعُوْثُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
alā yaẓunnu ulā`ika annahum mab'ụṡụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
لِيَوْمٍ عَظِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
liyaumin 'aẓīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
pada suatu hari yang besar,
يَّوْمَ يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
📖 Cara Baca:
yauma yaqụmun-nāsu lirabbil-'ālamīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
(yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.
كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْفُجَّارِ لَفِيْ سِجِّيْنٍۗ
📖 Cara Baca:
kallā inna kitābal-fujjāri lafī sijjīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjin.
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سِجِّيْنٌۗ
📖 Cara Baca:
wa mā adrāka mā sijjīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan tahukah engkau apakah Sijjin itu?
كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۗ
📖 Cara Baca:
kitābum marqụm
🔄 Terjemahan Indonesia:
(Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal).
وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَۙ
📖 Cara Baca:
wailuy yauma`iżil lil-mukażżibīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Celakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan!
الَّذِيْنَ يُكَذِّبُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۗ
📖 Cara Baca:
allażīna yukażżibụna biyaumid-dīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
(yaitu) orang-orang yang mendustakannya (hari pembalasan).
وَمَا يُكَذِّبُ بِهٖٓ اِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
wa mā yukażżibu bihī illā kullu mu'tadin aṡīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,
اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗ
📖 Cara Baca:
iżā tutlā 'alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, “Itu adalah dongeng orang-orang dahulu.”
كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
📖 Cara Baca:
kallā bal rāna 'alā qulụbihim mā kānụ yaksibụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
كَلَّآ اِنَّهُمْ عَنْ رَّبِّهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّمَحْجُوْبُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
kallā innahum 'ar rabbihim yauma`iżil lamaḥjụbụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhannya.
ثُمَّ اِنَّهُمْ لَصَالُوا الْجَحِيْمِۗ
📖 Cara Baca:
ṡumma innahum laṣālul-jaḥīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.
ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
ṡumma yuqālu hāżallażī kuntum bihī tukażżibụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Kemudian, dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan.”
كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْاَبْرَارِ لَفِيْ عِلِّيِّيْنَۗ
📖 Cara Baca:
kallā inna kitābal-abrāri lafī 'illiyyīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ’Illiyyin.
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا عِلِّيُّوْنَۗ
📖 Cara Baca:
wa mā adrāka mā 'illiyyụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan tahukah engkau apakah ’Illiyyin itu?
كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۙ
📖 Cara Baca:
kitābum marqụm
🔄 Terjemahan Indonesia:
(Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal),
يَّشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
yasy-haduhul-muqarrabụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).
اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
innal-abrāra lafī na'īm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,
عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
'alal-arā`iki yanẓurụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
تَعْرِفُ فِيْ وُجُوْهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيْمِۚ
📖 Cara Baca:
ta'rifu fī wujụhihim naḍratan na'īm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan.
يُسْقَوْنَ مِنْ رَّحِيْقٍ مَّخْتُوْمٍۙ
📖 Cara Baca:
yusqauna mir raḥīqim makhtụm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel),
خِتٰمُهٗ مِسْكٌ ۗوَفِيْ ذٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
khitāmuhụ misk, wa fī żālika falyatanāfasil-mutanāfisụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
laknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
وَمِزَاجُهٗ مِنْ تَسْنِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
wa mizājuhụ min tasnīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan campurannya dari tasnim,
عَيْنًا يَّشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
'ainay yasyrabu bihal-muqarrabụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
(yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).
اِنَّ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا كَانُوْا مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يَضْحَكُوْنَۖ
📖 Cara Baca:
innallażīna ajramụ kānụ minallażīna āmanụ yaḍ-ḥakụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu menertawakan orang-orang yang beriman.
وَاِذَا مَرُّوْا بِهِمْ يَتَغَامَزُوْنَۖ
📖 Cara Baca:
wa iżā marrụ bihim yatagāmazụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,
وَاِذَا انْقَلَبُوْٓا اِلٰٓى اَهْلِهِمُ انْقَلَبُوْا فَكِهِيْنَۖ
📖 Cara Baca:
wa iżangqalabū ilā ahlihimungqalabụ fakihīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria.
وَاِذَا رَاَوْهُمْ قَالُوْٓا اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَضَاۤلُّوْنَۙ
📖 Cara Baca:
wa iżā ra`auhum qālū inna hā`ulā`i laḍāllụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan apabila mereka melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,”
وَمَآ اُرْسِلُوْا عَلَيْهِمْ حٰفِظِيْنَۗ
📖 Cara Baca:
wa mā ursilụ 'alaihim ḥāfiẓīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
padahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
فَالْيَوْمَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
fal-yaumallażīna āmanụ minal-kuffāri yaḍ-ḥakụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang menertawakan orang-orang kafir,
عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ يَنْظُرُوْنَۗ
📖 Cara Baca:
'alal-arā`iki yanẓurụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوْا يَفْعَلُوْنَ
📖 Cara Baca:
hal ṡuwwibal-kuffāru mā kānụ yaf'alụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Apakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka perbuat?