➡️ Mekanisme: Iskān & Naql
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Pada hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Yawma yaqūmun-nāsu li rabbil-‘ālamīn" adalah deskripsi lebih lanjut: **pada hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam**. Ath-Thabari menerangkan bahwa posisi berdiri ini menunjukkan penghinaan dan ketakutan di hadapan Allah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa berdiri lama tanpa teduh adalah bagian dari kesulitan Hari Kiamat. Al-Baidhawi menguraikan bahwa mereka berdiri tanpa ada pembelaan. Al-Alusi menekankan bahwa berdiri di hadapan *Rabbul-‘Ālamīn* adalah puncak dari pertanggungjawaban. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan posisi berdiri ini sebagai penyingkapan seluruh rahasia dan kelemahan manusia.