IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mutaffifin Ayat 12

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mutaffifin Ayat 12

12 Surah Al-Mutaffifin Ayat 12 ⬇️
وَمَا يُكَذِّبُ بِهٖٓ اِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙ
📘 Cara Baca:
wa mā yukażżibu bihī illā kullu mu'tadin aṡīm
Arti Terjemahan Indonesia:
Dan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Wawu Isti'nāf. Mā (مَا) Nafy.
Akar Kata: و - م ا
ما
tidak
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Nafy
Kedudukan: Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mā (مَا) Nafy.
Akar Kata: م و ي
يكذب
mendustakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'.
Akar Kata: ك ذ ب
به
terhadapnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Jār (ب) dan Majrūr (هِ).
Akar Kata: ب - ه و
إلا
melainkan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Istithnā'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Pengecualian.
Akar Kata: أ ل ا
كل
setiap
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari يُكَذِّبُ. Muḍāf.
Akar Kata: ك ل ل
معتد
orang yang melampaui batas
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah Muqaddarah
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari كُلُّ.
Akar Kata: ع د و
أثيم
lagi banyak dosa
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Sifat Musyabbahah
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Na'at bagi مُعْتَدٍ.
Akar Kata: أ ث م
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • مُعْتَدٍ • Shorof & Nahwu
مُعْتَدٍ berasal dari akar kata ع د و. Bentuk aslinya adalah مُعْتَدِيٌ, merupakan Isim Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl & Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl & Hadhf: Huruf wāw (و) diubah menjadi yā' (ي), lalu yā' (ي) dihapus dan diganti tanwin (kasus Isim Manqūṣ).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Ḥaṣr Bil-Istithnā`
Pernyataan **وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا (Wa mā yukadzdzibu bihī illā/Dan tidak ada yang mendustakannya melainkan)** adalah *Ḥaṣr* (pembatasan) yang menegaskan bahwa pendustaan hanya terjadi pada **setiap orang yang melampaui batas dan berdosa** (*muʻtadin atsīm*).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan tidak ada yang mendustakannya melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa mā yukadzdzibu bihī illā kullu mu’tadin atṣīm" berarti **tidak ada yang mendustakan Hari Pembalasan melainkan setiap orang yang melampaui batas** (*mu’tadin*) **lagi berdosa** (*atṣīm*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *mu’tadin* adalah orang yang melanggar batasan Allah, dan *atṣīm* adalah orang yang banyak berbuat dosa. Al-Qurthubi menambahkan bahwa dosa dan pelanggaran adalah hasil dari ketiadaan iman pada Hari Akhir. Al-Baidhawi menguraikan bahwa orang yang berdosa besar cenderung mendustakan untuk menenangkan diri. Al-Alusi menekankan bahwa kedustaan adalah perlindungan diri palsu bagi pelaku dosa. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan ayat ini sebagai hubungan erat antara perbuatan jahat dan penolakan akidah.