Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ‘Illiyyin.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Kallā inna kitābal-abrāri lafī ‘illiyyīn" adalah kontras dengan *Sijjin*: **Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti** (*al-abrār*) **tersimpan dalam ‘Illiyyin**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *‘Illiyyin* adalah tempat yang tinggi di Surga ketujuh, tempat catatan amal baik disimpan, atau nama dari catatan itu sendiri. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *al-abrār* adalah orang yang menunaikan kewajiban dan menjauhi kecurangan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa penyimpanan di tempat yang mulia adalah simbol kemuliaan pelakunya. Al-Alusi menekankan bahwa *‘Illiyyin* adalah derajat tertinggi. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *‘Illiyyin* sebagai ketinggian dan kemurnian yang absolut.