IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mutaffifin Ayat 14

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mutaffifin Ayat 14

14 Surah Al-Mutaffifin Ayat 14 ⬇️
كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
📘 Cara Baca:
kallā bal rāna 'alā qulụbihim mā kānụ yaksibụn
Arti Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
كلا
Sekali-kali tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Rad'in wa Zajr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf pencegah dan peringatan.
Akar Kata: ك ل ل ا
بل
Bahkan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Iḍrāb
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf beralih dari ucapan sebelumnya.
Akar Kata: ب ل ل
ران
menutupi
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Māḍi
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi.
Akar Kata: ر و ن
على
atas
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ع ل و
قلوبهم
hati mereka
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Taksir
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr. Hā' (هِم) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ق ل ب - ه م
ما
apa yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Fā'il dari رَانَ.
Akar Kata: م و ي
كانوا
adalah mereka
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi Nāqiṣah
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Wāwu (و) Isim Kāna.
Akar Kata: ك و ن
يكسبون
mereka kerjakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Khobar كَانَ
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Nūn
Penjelasan: Wāwu (و) Fā'il.
Akar Kata: ك س ب
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • كَانُوا • Shorof
كَانُوا berasal dari akar kata ك و ن. Bentuk aslinya adalah كَوَنُوا, merupakan Fiil Ajwaf Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di tengah kata diubah menjadi alif (ا) karena berharakat dan didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Zajar wa Tasybīh Istia'arah
Kata **كَلَّا (Kallā)** digunakan lagi untuk hardikan. **رَانَ عَلَى قُلُوبِهِم (rāna ʻalā qulūbihim/menutupi hati mereka)** adalah *Istia'arah Tashrīḥiyyah* (penyerupaan eksplisit) di mana dosa (amal buruk) diserupakan dengan **penutup/karat** yang menghalangi kebenaran masuk ke hati.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka usahakan itu telah menutupi hati mereka.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Kallā bal rāna ‘alā qulūbihim mā kānū yaksibūn" adalah bantahan: **Sekali-kali tidak!** Al-Qur’an bukan dongeng, tetapi **apa yang mereka usahakan** (dosa) **telah menutupi hati mereka** (*rāna*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *rāna* berarti karat atau penutup yang mencegah cahaya iman masuk ke hati. Al-Qurthubi menambahkan bahwa dosa-dosa yang terus menumpuk telah mematikan kepekaan spiritual mereka. Al-Baidhawi menguraikan bahwa hati yang tertutup ini adalah penyebab mereka mendustakan. Al-Alusi menekankan bahwa penutup hati ini adalah akibat langsung dari perbuatan curang dan melampaui batas. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *rāna* sebagai lumpur perbuatan jahat yang mengeraskan hati.