➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka usahakan itu telah menutupi hati mereka.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Kallā bal rāna ‘alā qulūbihim mā kānū yaksibūn" adalah bantahan: **Sekali-kali tidak!** Al-Qur’an bukan dongeng, tetapi **apa yang mereka usahakan** (dosa) **telah menutupi hati mereka** (*rāna*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *rāna* berarti karat atau penutup yang mencegah cahaya iman masuk ke hati. Al-Qurthubi menambahkan bahwa dosa-dosa yang terus menumpuk telah mematikan kepekaan spiritual mereka. Al-Baidhawi menguraikan bahwa hati yang tertutup ini adalah penyebab mereka mendustakan. Al-Alusi menekankan bahwa penutup hati ini adalah akibat langsung dari perbuatan curang dan melampaui batas. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *rāna* sebagai lumpur perbuatan jahat yang mengeraskan hati.