➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Yaitu yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan). Penjelasan rinci tentang sifat orang yang paling celaka.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa *al-ashqaa* (orang yang paling celaka) adalah orang yang **mendustakan kebenaran** (kadzdzaba) dengan lisannya dan **berpaling** (tawallaa) dengan perbuatannya dari keimanan. Ath-Thabari menerangkan bahwa mendustakan dan berpaling adalah dua ciri utama kekufuran yang menyebabkan celaka. Al-Qurthubi menambahkan bahwa mendustakan adalah terhadap ajaran Nabi, dan berpaling adalah dari beramal saleh. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah ringkasan dari sifat-sifat buruk yang disebutkan sebelumnya. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menekankan bahwa mendustakan adalah dosa batin, sementara berpaling adalah dosa lahir. Al-Alusi menyimpulkan bahwa inilah yang membawa mereka ke api Neraka.