IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Lail Ayat 16

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Lail Ayat 16

16 Surah Al-Lail Ayat 16 ⬇️
الَّذِيْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ
📘 Cara Baca:
allażī każżaba wa tawallā
Arti Terjemahan Indonesia:
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
الذي
yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Na'at bagi ٱلْأَشْقَى.
Akar Kata: ل ذ ي
كذب
mendustakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: ك ذ ب
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
تولى
berpaling
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada كَذَّبَ.
Akar Kata: و ل ي
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ (Yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling)
Kalimat: Ism Mawṣūl [Kata Sambung] + Ṣilat al-Mawṣūl - Na't [Sifat] bagi Al-Asyqā.
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • وَتَوَلَّى • Shorof
وَتَوَلَّى berasal dari akar kata و ل ي. Bentuk aslinya adalah وَتَوَلَّيَ, merupakan Fiil Laqīf Maqrūn.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Tafṣīl
Ayat ini adalah *Tafṣīl* (perincian) dari ciri-ciri **al-Asyqā** (orang paling celaka), yaitu: **kadzdzaba (mendustakan)** akidah dan **tawallā (berpaling)** dari amal.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Yaitu yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan). Penjelasan rinci tentang sifat orang yang paling celaka.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa *al-ashqaa* (orang yang paling celaka) adalah orang yang **mendustakan kebenaran** (kadzdzaba) dengan lisannya dan **berpaling** (tawallaa) dengan perbuatannya dari keimanan. Ath-Thabari menerangkan bahwa mendustakan dan berpaling adalah dua ciri utama kekufuran yang menyebabkan celaka. Al-Qurthubi menambahkan bahwa mendustakan adalah terhadap ajaran Nabi, dan berpaling adalah dari beramal saleh. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah ringkasan dari sifat-sifat buruk yang disebutkan sebelumnya. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menekankan bahwa mendustakan adalah dosa batin, sementara berpaling adalah dosa lahir. Al-Alusi menyimpulkan bahwa inilah yang membawa mereka ke api Neraka.