Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya jalan yang sukar. Balasan bagi orang yang kikir, sombong, dan mendustakan, yaitu dimudahkan jalan menuju kesukaran dan keburukan.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Fasanuyassiruhu lil 'usraa" (Kami akan menyiapkan jalan yang sukar) berarti Allah **akan memudahkannya untuk berbuat keburukan** yang membawanya menuju Neraka. Ath-Thabari menerangkan bahwa kesukaran ini adalah balasan di dunia (kesulitan hidup) dan di akhirat (azab). Al-Qurthubi menambahkan bahwa kesukaran ini adalah bentuk hukuman dari Allah yang membiarkan mereka dalam kesesatan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa balasan sesuai dengan amal: kikir terhadap Allah, maka Allah kikirkan taufiq padanya. Sayyid Quthb menekankan bahwa kekikiran mengunci jiwa menuju jalan yang sulit. Hamka menafsirkan jalan yang sukar sebagai jalan menuju kebinasaan.