IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Lail Ayat 11

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Lail Ayat 11

11 Surah Al-Lail Ayat 11 ⬇️
وَمَا يُغْنِيْ عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ
📘 Cara Baca:
wa mā yugnī 'an-hu māluhū iżā taraddā
Arti Terjemahan Indonesia:
dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wāwu Isti'nāf.
Akar Kata: و
ما
tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Nafy.
Akar Kata: م و ي
يغني
akan memberi manfaat
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'.
Akar Kata: غ ن ي
عنه
darinya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Jār (عَن) dan Majrūr (هُ).
Akar Kata: ع ن - ه و
ماله
hartanya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari يُغْنِى. Hā' (هُ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: م و ل - ه و
اذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu.
Akar Kata: أ و ذ
تردى
ia jatuh
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Syarat. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: ر د ي
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَمَا يُغْنِي عَنْهُ مَالُهُ (Dan hartanya tidak bermanfaat baginya)
Kalimat: Wāw 'Aṭf [Waw Penggabungan] + Mā Nāfiyah [Mā Penidak] + Jumlah Fi'liyyah - Ma'ṭūf [diikuti/digabungkan] pada Fa-sanuyassiruhu.
Tipe Analisis: Kalimat
إِذَا تَرَدَّىٰ (Apabila ia telah binasa)
Kalimat: Ẓarf Zamān [Keterangan Waktu] + Jumlah Fi'liyyah - Muta'alliq [terkait] dengan Yughnī [Keterangan Waktu].
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يُغْنِي • Shorof
يُغْنِي berasal dari akar kata غ ن ي. Bentuk aslinya adalah يُغْنِيُ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Iskān

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān: Huruf yā' (ي) disukunkan karena beratnya ḍammah pada yā' (ثقل).
Fiil • تَرَدَّى • Shorof
تَرَدَّى berasal dari akar kata ر د ي. Bentuk aslinya adalah تَرَدَّيَ, merupakan Fiil Laqīf Maqrūn.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istifhām Inkārī Maḥdhūf
Ayat ini adalah *Istifhām Inkārī* (penolakan) yang tersembunyi (*Maḥdhūf*), yang berfungsi sebagai penolakan total: Hartanya *sama sekali* tidak akan berguna untuknya ketika dia jatuh (**taraddā**) ke dalam api neraka.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. Penegasan bahwa kekayaan yang ditimbun tidak akan menolongnya dari azab Allah.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa maa yughnii 'anhu maaluhuu idzaa taraddaa" berarti **hartanya tidak akan menyelamatkannya** ketika ia mati atau ketika ia jatuh ke Neraka. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *taraddaa* berarti jatuh ke dalam lubang azab atau kematian. Al-Qurthubi menambahkan bahwa harta yang ditimbun tidak memiliki nilai di hadapan Allah dan tidak dapat menebus dosa. Al-Alusi menguraikan bahwa ini adalah bukti kerugian sejati, di mana modal hidup (harta) tidak menghasilkan keuntungan abadi. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa harta adalah sumber kesombongan mereka di dunia, namun menjadi tidak berdaya di akhirat. Sayyid Quthb menekankan bahwa penimbunan harta adalah ilusi keselamatan.