➡️ Mekanisme: Iskān
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. Penegasan bahwa kekayaan yang ditimbun tidak akan menolongnya dari azab Allah.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa maa yughnii 'anhu maaluhuu idzaa taraddaa" berarti **hartanya tidak akan menyelamatkannya** ketika ia mati atau ketika ia jatuh ke Neraka. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *taraddaa* berarti jatuh ke dalam lubang azab atau kematian. Al-Qurthubi menambahkan bahwa harta yang ditimbun tidak memiliki nilai di hadapan Allah dan tidak dapat menebus dosa. Al-Alusi menguraikan bahwa ini adalah bukti kerugian sejati, di mana modal hidup (harta) tidak menghasilkan keuntungan abadi. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa harta adalah sumber kesombongan mereka di dunia, namun menjadi tidak berdaya di akhirat. Sayyid Quthb menekankan bahwa penimbunan harta adalah ilusi keselamatan.