➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, karena itu Tuhan mereka menimpakan kehancuran atas mereka disebabkan dosa mereka, lalu Tuhan meratakan bumi itu (dengan mereka).
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa kaum Tsamud **mendustakan** Nabi Saleh a.s. dan **menyembelih** unta mukjizat itu, sehingga Allah **menghancurkan** mereka (*fadamdama 'alaihim*) dan meratakan bumi dengan mereka (*fasawwaahaa*). Ath-Thabari menerangkan bahwa kehancuran ini menimpa seluruh kaum karena persetujuan mereka atas perbuatan celaka tersebut. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *damdama* berarti kehancuran yang total dan menyeluruh. Al-Baidhawi menguraikan bahwa *fasawwaahaa* berarti Allah meratakan bumi sehingga kehancuran menimpa seluruh kaum tanpa kecuali. Al-Alusi menekankan bahwa kehancuran kolektif adalah balasan atas dosa kolektif. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan kehancuran ini sebagai konsekuensi logis dari pengotoran jiwa secara total.