Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. Penetapan bahwa orang yang mendustakan kebenaran adalah penghuni Neraka.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Walladziina kafaruu bi-aayaatinaa hum ashhaabul masy-amah" (golongan kiri) merujuk pada **orang-orang kafir** yang mendustakan Al-Qur'an dan tanda-tanda kebesaran Allah. Ibnu Katsir menerangkan bahwa mereka adalah penghuni Neraka yang menerima catatan amal dengan tangan kiri. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *masy-amah* berarti kesialan, menunjukkan nasib buruk mereka. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kekafiran mereka adalah akibat dari enggan menempuh jalan mendaki. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah nasib orang yang memilih jalan mudah di dunia tetapi sukar di akhirat. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan golongan kiri sebagai representasi kegagalan jiwa yang kotor.