IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat At-Tariq Ayat 8

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat At-Tariq Ayat 8

8 Surah At-Tariq Ayat 8 ⬇️
اِنَّهٗ عَلٰى رَجْعِهٖ لَقَادِرٌۗ
📘 Cara Baca:
innahụ 'alā raj'ihī laqādir
Arti Terjemahan Indonesia:
Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
إنه
Sesungguhnya Dia
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Inna (إِنَّ) dan Hā' (هُ) Isim Inna.
Akar Kata: أ ن ن - ه و
على
atas
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ع ل و
رجعه
mengembalikannya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr. Hā' (هِ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ر ج ع - ه و
ل
benar-benar
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Lām Ibtidā' / Taukīd
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Lām (لَ) Taukīd.
Akar Kata: ل
قادر
berkuasa
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il
Kedudukan: Khobar إِنَّ
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari إِنَّ.
Akar Kata: ق د ر
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd dan Jawāb Ṣarīḥ
Ayat ini adalah *Jawāb Ṣarīḥ* (jawaban tegas) yang menjadi kesimpulan dari argumentasi Ayat 5-7. Penggunaan *Taukīd* berlapis (**إِنَّهُ** dan **لَ**) menjamin kepastian bahwa Allah **لَقَادِرٌ (laqādir/benar-benar Mahakuasa)** untuk membangkitkan kembali manusia.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sesungguhnya Dia (Allah) benar-benar berkuasa untuk mengembalikannya (menghidupkannya kembali).

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Innahū ‘alā raj‘ihī laqādir" adalah **kesimpulan** dari perenungan penciptaan: sesungguhnya Allah **Mahakuasa untuk mengembalikan** (*raj’ihī*) manusia setelah mati, yaitu **membangkitkannya kembali**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah yang mampu menciptakan dari mani yang lemah, tentu lebih mampu menghidupkan kembali dari tulang belulang. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah penegasan tentang Hari Kebangkitan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kekuasaan Allah mencakup penciptaan awal dan penciptaan kedua. Al-Alusi menekankan bahwa tidak ada yang mustahil bagi kekuasaan Allah. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan ayat ini sebagai inti dari risalah: kebangkitan setelah kematian.