IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Buruj Ayat 19

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Buruj Ayat 19

19 Surah Al-Buruj Ayat 19 ⬇️
بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ تَكْذِيْبٍۙ
📘 Cara Baca:
balillażīna kafarụ fī takżīb
Arti Terjemahan Indonesia:
Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
بل
Sebenarnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Iḍrāb
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf beralih dari ucapan sebelumnya.
Akar Kata: ب ل ل
الذين
orang-orang yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: ل ذ ي
كفروا
mereka kafir
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Wāwu (و) Fā'il.
Akar Kata: ك ف ر
في
dalam
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ف ي ي
تكذيب
pendustaan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ك ذ ب
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Zajar
Kata **بَلْ (Bal/Bahkan)** adalah *Radʻun wa Zajar* (penolakan dan hardikan), menyimpulkan bahwa penyebab utama kekejaman dan kehancuran adalah **mendustakan kebenaran** (*takdzīb*).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Bahkan orang-orang kafir selalu mendustakan.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Balil-ladzīna kafarū fī takdzīb" adalah penegasan bahwa **orang-orang kafir** Quraisy (dan sejenisnya) **selalu dalam kedustaan** (*fī takdzīb*) terhadap ajaran Nabi ﷺ. Ibnu Katsir menerangkan bahwa meskipun mereka tahu kisah Firaun dan Tsamud, mereka tetap mendustakan kebenaran. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kedustaan adalah penyakit hati yang kronis. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kedustaan ini adalah penyebab utama mereka akan mendapatkan azab yang keras (ayat 12). Al-Alusi menekankan bahwa mereka mendustakan kebangkitan dan Al-Qur’an. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan kedustaan ini sebagai penolakan yang tidak berlandaskan akal sehat.