IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Buruj Ayat 20

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Buruj Ayat 20

20 Surah Al-Buruj Ayat 20 ⬇️
وَّاللّٰهُ مِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ مُّحِيْطٌۚ
📘 Cara Baca:
wallāhu miw warā`ihim muḥīṭ
Arti Terjemahan Indonesia:
padahal Allah mengepung dari belakang mereka (sehingga tidak dapat lolos).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Padahal Allah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Wawu Ḥālīyah dan Isim
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu Ḥālīyah.
Akar Kata: و - أ ل ه
الله
Allah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Alam
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: أ ل ه
من
dari
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: م ن ن
ورائهم
belakang mereka
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Makān
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Keterangan tempat. Hā' (هِمْ) Muḍāf Ilaih. Jār Majrūr ini Khobar Muqaddam.
Akar Kata: و ر أ - ه م
محيط
Maha Meliputi
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari ٱلَّذِينَ (atau Mubtada' Muakhkhar).
Akar Kata: ح ي ط
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • مُّحِيطٌ • Shorof
مُّحِيطٌ berasal dari akar kata ح و ط. Bentuk aslinya adalah مُحْوِطٌ, merupakan Isim Ajwaf Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) diubah menjadi yā' (ي) karena didahului oleh kasrah pada Isim Fā'il (bentuk Rubā'ī).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Kinayah
Frasa **مِّن وَرَائِهِم مُّحِيطٌ (min warā`ihim muḥīṭ/mengepung mereka dari belakang)** adalah *Kinayah* tentang kekuasaan Allah yang mencakup total dan tak terhindarkan. Orang kafir tidak dapat melarikan diri dari siksaan-Nya.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wallāhu min warā'ihim muḥīṭ" adalah peringatan bahwa **Allah mengepung mereka dari belakang** (*muḥīṭ*), artinya Allah meliputi dan menguasai mereka sepenuhnya tanpa mereka sadari. Ath-Thabari menerangkan bahwa *muḥīṭ* menunjukkan bahwa orang kafir tidak dapat melarikan diri dari kekuasaan dan hukuman Allah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa pengepungan ini adalah jaminan bahwa tipu daya mereka (ayat 15 At-Thariq) tidak akan berhasil. Al-Baidhawi menguraikan bahwa Allah meliputi mereka dengan ilmu, kuasa, dan pembalasan. Al-Alusi menekankan bahwa tidak ada celah bagi mereka untuk kabur. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan pengepungan ini sebagai penegasan keadilan yang tak terhindarkan.