IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Insyiqaq Ayat 15

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Insyiqaq Ayat 15

15 Surah Al-Insyiqaq Ayat 15 ⬇️
بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ
📘 Cara Baca:
balā inna rabbahụ kāna bihī baṣīrā
Arti Terjemahan Indonesia:
Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
فلا
Maka Aku bersumpah dengan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf dan Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Fā' Isti'nāf, Lā (لَا) Zā'idah (untuk penegasan qasam).
Akar Kata: ف - ل ا
أقسم
Aku bersumpah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (أنا).
Akar Kata: ق س م
ب
dengan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr (Qasam)
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Bā' (ب) Sumpah.
Akar Kata: ب
الشفق
cahaya merah senja
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Maqsum Bih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim yang disumpahi.
Akar Kata: ش ف ق
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Zajar wa Taukīd
Kata **بَلَى (Balā/Tidak demikian!)** adalah *Radʻun wa Zajar* (penolakan tegas dan hardikan) terhadap keyakinan salah di Ayat 14. *Taukīd* (**إِنَّ رَبَّهُ**) menjamin Allah **بِهِ بَصِيرًا (bihī baṣīrā/selalu melihatnya)** (Kinayah tentang pengawasan total).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Tidak demikian! Sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Balā! Inna rabbahū kāna bihī baṣīrā" adalah bantahan keras: **Tidak demikian!** Mereka pasti kembali, dan **Tuhannya selalu melihatnya** (*baṣīrā*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah Maha Melihat semua perbuatan mereka, dan karena itu mereka pasti akan diadili. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *baṣīrā* menunjukkan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu. Al-Baidhawi menguraikan bahwa Allah telah mengawasi setiap langkah mereka. Al-Alusi menekankan bahwa penglihatan Allah adalah jaminan akan kebangkitan dan pembalasan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai peringatan bahwa tidak ada perbuatan yang luput dari pengawasan Allah.