IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat At-Takwir Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat At-Takwir Ayat 2

2 Surah At-Takwir Ayat 2 ⬇️
وَاِذَا النُّجُوْمُ انْكَدَرَتْۖ
📘 Cara Baca:
wa iżan-nujụmungkadarat
Arti Terjemahan Indonesia:
dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan apabila
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf dan Isim Syarat
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و - إ ذ ا
إذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān (Syarat)
Kedudukan: Ẓarf
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu/syarat. Muḍāf.
Akar Kata: إ ذ ا
النجوم
bintang-bintang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Taksir
Kedudukan: Nā'ibul Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Nā'ibul Fā'il dari Fi'il yang dihapus (انكدرت).
Akar Kata: ن ج م
انكدرت
berjatuhan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Tafsīr (Penjelasan)
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Tā' (تْ) Tā'u Ta'nīts. Jumlah Tafsīrīyah.
Akar Kata: ك د ر
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Munasabah
Kejadian **النُّجُومُ انْكَدَرَتْ (an-nujūmu-nkadarat/bintang-bintang berjatuhan)** sangat sesuai (*Munasabah*) dengan matahari yang padam, menunjukkan kehancuran total tatanan cahaya kosmik.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan apabila bintang-bintang berjatuhan.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa idzān-nujūmun-kadarat" berarti **bintang-bintang berjatuhan** (*kadarat*), yang juga diartikan sebagai kehilangan cahaya atau cahayanya menjadi keruh. Ath-Thabari menerangkan bahwa *kadarat* dapat berarti bintang-bintang menjadi gelap dan berjatuhan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa bintang-bintang tidak lagi indah dan teratur. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah konsekuensi dari kehancuran tatanan langit. Al-Alusi menekankan bahwa semua sumber cahaya alami di langit akan lenyap. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan adegan ini sebagai hilangnya fungsi seluruh benda langit.