Dan anggur dan sayur-sayuran.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa ‘inabaw wa qaḍbā" berarti **dan anggur** (*‘inabaw*) **dan sayur-sayuran** (*qaḍbā*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *qaḍbā* adalah segala jenis sayuran yang dipotong dan dapat tumbuh kembali. Al-Qurthubi menambahkan bahwa penyebutan anggur menunjukkan buah-buahan yang bernilai. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah bukti keragaman ciptaan Allah. Al-Alusi menekankan bahwa Allah menyediakan kenikmatan dan vitamin. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan penyebutan ini sebagai keragaman nutrisi yang tersedia bagi manusia.