Lalu Kami tumbuhkan di sana biji-bijian.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fa ambatnā fīhā ḥabbā" berarti **lalu Kami tumbuhkan di sana biji-bijian** (*ḥabbā*), yaitu semua jenis gandum, padi, dan biji-bijian yang dimakan manusia. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *ḥabbā* adalah makanan pokok manusia. Al-Qurthubi menambahkan bahwa penumbuhan biji-bijian adalah nikmat terbesar. Al-Baidhawi menguraikan bahwa proses ini adalah balasan atas air hujan. Al-Alusi menekankan bahwa Allah yang menyediakan sumber karbohidrat utama. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *ḥabbā* sebagai seluruh tanaman yang menjadi sumber energi.