IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mursalat Ayat 20

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mursalat Ayat 20

20 Surah Al-Mursalat Ayat 20 ⬇️
اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ مِّنْ مَّاۤءٍ مَّهِيْنٍۙ
📘 Cara Baca:
a lam nakhlukkum mim mā`im mahīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (mani),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ألم
Bukankah Kami telah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Istifhām, Jāzimah
Kedudukan: Hamzah al-Istifhām, Lam al-Jāzimah
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala as-Sukūn
Penjelasan: Mabnī 'ala as-Sukūn
Akar Kata: أ ل م
نخلقكم
menciptakan kamu
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Majzūm bi as-Sukūn
I'rab & Tanda: Fā'il (naḥnu) mustatir. Kum maf'ūl bih
Penjelasan: Majzūm bi as-Sukūn
Akar Kata: خ ل ق - خَلَقَ - يَخْلُقُ
من
dari
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Jarr
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala as-Sukūn
Penjelasan: Mabnī 'ala as-Sukūn
Akar Kata: م ن ن
ماء
air
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Nakirah, Mudzakar, Mufrod
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Kasrah
Penjelasan: Majrūr bi al-Kasrah ẓāhirah
Akar Kata: م و ه
مهين
yang hina
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Nakirah, Mudzakar, Mufrod
Kedudukan: Na't
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Kasrah
Penjelasan: Na't
Akar Kata: م و ه
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • مَّاءٍ • Shorof
مَّاءٍ berasal dari akar kata م و ه. Bentuk aslinya adalah مَوَهٌ, merupakan Isim Naqish Wāwiy/Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl Hamzah: Huruf 'illah (و/ي) di akhir kata diubah menjadi hamzah (ء) karena terletak setelah alif za'idah.
Isim • مَّهِينٍ • Shorof
مَّهِينٍ berasal dari akar kata م و ه. Bentuk aslinya adalah مَوِينٌ, merupakan Isim Ajwaf Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di tengah kata diubah menjadi yā' (ي) karena didahului kasrah (hukum Isim Sifat).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istifhām Taqrīrī wa Istidlāl
Ayat ini adalah *Istidlāl* (argumentasi) tentang penciptaan. Pertanyaan **أَلَمْ نَخْلُقكُّمْ مِّن مَّاء مَّهِينٍ (Alam nakhluqkum mim-mā`im mahīn/Bukankah Kami telah menciptakan kamu dari air yang hina?)** adalah *Istifhām Taqrīrī* (penetapan), yang maknanya **Sungguh, Kami telah menciptakan kamu**, sebagai bukti kekuasaan Allah.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Alam nakhluqkum mim mā’im mahīn" adalah bukti penciptaan manusia: **Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina** (*mā’im mahīn*)? Ath-Thabari menerangkan bahwa *mā’im mahīn* adalah air mani yang lemah dan rendah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa penciptaan dari sesuatu yang hina adalah bukti kekuasaan Allah untuk membangkitkan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa dari asal yang lemah, Allah menciptakan manusia yang sombong. Al-Alusi menekankan bahwa manusia seharusnya tidak sombong dengan asal-usulnya. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *mā’im mahīn* sebagai pengingat akan kerendahan asal manusia.