IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mursalat Ayat 21

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mursalat Ayat 21

21 Surah Al-Mursalat Ayat 21 ⬇️
فَجَعَلْنٰهُ فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ
📘 Cara Baca:
fa ja'alnāhu fī qarārim makīn
Arti Terjemahan Indonesia:
kemudian Kami letakkan ia dalam tempat yang kokoh (rahim),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
فـ
lalu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: 'Aṭf
Kedudukan: Fā' al-'Aṭf
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala al-Fatḥ
Penjelasan: Fā' al-'Aṭf
Akar Kata: ف
جعلنا
Kami letakkan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍī
Kedudukan: Fi'il
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala as-Sukūn
Penjelasan: Jumhur Ulama: Fi'il. Sedangkan Nã adalah Dhomīr Fā'il
Akar Kata: ج ع ل
ه
dia (air mani)
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ḍamīr Muttasil
Kedudukan: Maf'ūl Bih Awwal
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala aḍ-Ḍammah
Penjelasan: Maf'ūl Bih Awwal. Dhomīr Muttasil
Akar Kata: ه و
في
dalam
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Jarr
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala as-Sukūn
Penjelasan: Mabnī 'ala as-Sukūn
Akar Kata: ف ي ي
قرار
tempat penetapan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Nakirah, Mufrod
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Kasrah
Penjelasan: Majrūr bi al-Kasrah ẓāhirah
Akar Kata: ق ر ر
مكين
yang kokoh
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Nakirah, Mufrod
Kedudukan: Na't
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Kasrah
Penjelasan: Na't
Akar Kata: م ك ن
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taʻqīb
Huruf **فَ (Fa/kemudian)** menunjukkan *Taʻqīb* (urutan cepat) dan keajaiban proses penciptaan: dari air hina **lalu** diletakkan di **tempat yang kokoh (qarārim makīn)**.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Kemudian Kami letakkan air itu dalam tempat yang kukuh (rahim).

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fa ja‘alnāhu fī qarārim makīn" berarti **Kemudian Kami letakkan air itu dalam tempat yang kukuh** (*qarārim makīn*), yaitu rahim. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *qarārim makīn* adalah rahim wanita yang aman dan kokoh. Al-Qurthubi menambahkan bahwa rahim adalah tempat yang disediakan Allah dengan sempurna. Al-Baidhawi menguraikan bahwa perlindungan di rahim adalah bukti pemeliharaan Allah. Al-Alusi menekankan bahwa Allah yang mampu menjaga janin pasti mampu menjaga catatan amal. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *qarārim makīn* sebagai lingkungan yang paling terjamin keamanannya.