IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mursalat Ayat 15

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mursalat Ayat 15

15 Surah Al-Mursalat Ayat 15 ⬇️
وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ
📘 Cara Baca:
wailuy yauma`iżil lil-mukażżibīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ويل
Celakalah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Nakirah, Mudzakar, Mufrod
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Marfū' bi aḍ-Ḍammah
Penjelasan: Khobar Muqaddam
Akar Kata: ว ย ล - N/A - N/A - N/A
يومئذ
pada hari itu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Ẓarf Zamān
I'rab & Tanda: Manṣūb bi al-Fatḥah
Penjelasan: Ẓarf. Ta'wīdh 'an Jumlah
Akar Kata: ย ว ม - อ ซ - N/A - N/A - N/A
للمكذبين
bagi orang-orang yang mendustakan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Jarr
Kedudukan: Khobar Mu'akhkhar/Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Yā'
Penjelasan: Lām al-Jarr. Majrūr bi al-Yā' (Jamak Mudzakar Sālim)
Akar Kata: ล - ค ซ บ - N/A - N/A - N/A
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Waiʻd wa Takhṣīṣ
Ayat ini adalah **celaan/ancaman (Waiʻd)** yang menjadi *Takhṣīṣ* (pengkhususan) bagi Hari Keputusan: celaka **hanya** bagi **orang-orang yang mendustakan (lil-mukadzdzibīn).**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Celakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wailuy yawma’idzil lil-mukadzdzibīn" adalah ancaman yang diulang-ulang: **Celakalah** (*Wailu*) **pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan** (*al-mukadzdzibīn*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *Wailu* adalah lembah di Neraka atau kehancuran. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *al-mukadzdzibīn* adalah mereka yang mendustakan Hari Pembalasan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah azab yang menanti mereka. Al-Alusi menekankan bahwa pengulangan ini berfungsi sebagai penekanan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *Wailu* sebagai azab yang amat pedih.