Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan tulang-belulangnya?
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Ayaḥsabun-insānu allan najma‘a ‘iẓāmah" adalah pertanyaan retoris yang menanggapi keraguan orang-orang kafir Makkah tentang kebangkitan.
---
**‘Iẓāmah** (tulang-belulangnya) disebutkan secara spesifik karena tulang adalah bagian tubuh yang paling keras dan sulit dikumpulkan kembali menurut logika manusia. Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini sebagai penegasan bahwa jika Allah mampu menciptakan manusia dari ketiadaan (seperti di Surah Al-Insan), maka mengumpulkan kembali tulang yang sudah tercerai-berai adalah hal yang **sangat mudah** bagi-Nya.