Bahkan (Kami mampu menyusun kembali), Kami sanggup menyempurnakan kembali jari-jemarinya.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Balā qādirīna ‘alā an nusawwiya banānah" adalah jawaban tegas atas keraguan pada ayat 3. **Balā** (Bahkan/Tentu saja) menegaskan kesanggupan Allah.
---
**An nusawwiya banānah** (menyempurnakan kembali jari-jemarinya) adalah penegasan luar biasa. Al-Qurthubi menjelaskan bahwa jari-jemari disebutkan karena ia adalah bagian tubuh yang memiliki detail paling unik (sidik jari), yang bahkan orang yang sama tidak akan memiliki sidik jari yang persis. Jika Allah sanggup mengembalikan detail paling rumit, apalagi bagian tubuh lainnya.