IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Qiyamah Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Qiyamah Ayat 2

2 Surah Al-Qiyamah Ayat 2 ⬇️
وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
📘 Cara Baca:
wa lā uqsimu bin-nafsil-lawwāmah
Arti Terjemahan Indonesia:
dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ولا
dan Aku bersumpah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Nafiyah
Kedudukan: Ḥarf Nafī Zā'idah
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala as-Sukūn
Penjelasan: Wāwu al-'Aṭf. Lā Zā'idah li at-Taukīd
Akar Kata: ว - ล ا ا - N/A - N/A - N/A
أقسم
Aku bersumpah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il
I'rab & Tanda: Marfū' bi aḍ-Ḍammah
Penjelasan: Fā'il (anā) mustatir
Akar Kata: ق س م - أَقْسَمَ - يُقْسِمُ - إِقْسَامًا
بالنفس
dengan jiwa
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Jarr
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Kasrah
Penjelasan: Bā' al-Qasam. Muta'alliq bi Uqsimu
Akar Kata: บ - น ฟ س - N/A - N/A - N/A
اللوامة
yang amat menyesali (dirinya)
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Muannats/Mufrod
Kedudukan: Na't
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Kasrah
Penjelasan: Na't
Akar Kata: ล ว ม - N/A - N/A - N/A
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Qasam (Sumpah) wa Taʻẓīm
Sumpah kedua demi **jiwa yang amat menyesali (nafsil-lawwāmah)**. Kedua sumpah ini adalah penekanan ganda (Taukīd) atas kepastian *Jawāb al-Qasam* (Ayat 3).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

dan Aku bersumpah demi jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa lā uqsimu bin-nafsil-lawwāmah" adalah sumpah kedua Allah. **An-Nafsil-lawwāmah** (jiwa yang amat menyesali) adalah jiwa mukmin yang senantiasa menyesal jika melakukan kesalahan atau meninggalkan ibadah, dan ini adalah **tanda keimanan**.
---
Al-Qurthubi berpendapat bahwa yang dimaksud adalah jiwa manusia secara umum, yang akan menyesali perbuatannya pada Hari Kiamat (baik orang beriman menyesal karena kurang beramal, maupun orang kafir menyesal karena kekufurannya). Al-Alusi menambahkan bahwa sumpah demi jiwa yang menyesal ini menunjukkan keagungan Allah yang sanggup menciptakan jiwa yang memiliki kesadaran moral yang tinggi.