IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Kafirun Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Kafirun Ayat 2

2 Surah Al-Kafirun Ayat 2 ⬇️
لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ
📘 Cara Baca:
lā a'budu mā ta'budụn
Arti Terjemahan Indonesia:
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
لا
tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf peniadaan.
Akar Kata: ل ا
أعبد
aku menyembah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Aku).
Akar Kata: ع ب د
ما
apa yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Isim Mauṣūl sebagai Objek.
Akar Kata: م و ي
تعبدون
kamu sembah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Nūn
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Wāw adalah Fā'il.
Akar Kata: ع ب د
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
لَا أَعْبُدُ (Aku tidak menyembah)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Lā Harf Nāfiyah. Fi'il Muḍāri'. Jumlah ini adalah Jawab bagi Qul.
Tipe Analisis: Kalimat
مَا تَعْبُدُونَ (Apa yang kamu sembah)
Kalimat: Ism Mawṣūl + Ṣilah - Mā adalah Ism Mawṣūl (Maf'ūl Bih). Ta'budūna adalah Ṣilat al-Mawṣūl.
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • أَعْبُدُ • N/A
أَعْبُدُ berasal dari akar kata ع ب د. Bentuk aslinya adalah أَعْبُدُ, merupakan Fiil Shahih Salim.

➡️ Mekanisme: N/A

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: N/A: Kata ini merupakan Fi'il Ṣaḥīḥ Sālim. Semua huruf akarnya bersih dari huruf 'illah (و, ا, ي) dan hamzah, sehingga tidak mengalami i'lāl sama sekali.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Nafyu (Penolakan)
Kalimat ini menggunakan **لَا (lā/tidak)** sebagai penafian (Nafyu) terhadap penyembahan berhala/sesembahan mereka, merujuk pada **masa kini dan masa depan** (penolakan yang terus-menerus).
Badi' - Muqābalah
Ayat 2 hingga 5 secara keseluruhan menampilkan *Muqābalah* (kontras) yang saling berhadapan: (Aku tidak menyembah kalian) berhadapan dengan (Kalian tidak menyembahku), untuk menetapkan batas pemisahan akidah secara absolut.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Pernyataan tegas tentang penolakan terhadap segala bentuk penyembahan selain kepada Allah.

Penjelasan Detail:

Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "laa a'budu maa ta'buduun" merupakan deklarasi pemutusan total dari segala bentuk penyembahan berhala dan sistem kepercayaan musyrik. Ath-Thabari menambahkan bahwa penolakan ini mencakup semua objek penyembahan orang musyrik, baik berhala, patung, api, maupun berhala-berhala pemikiran. Ibnu Katsir menguraikan bahwa ayat ini menegaskan kemurnian tauhid uluhiyah dimana penyembahan hanya ditujukan kepada Allah semata. Al-Alusi menjelaskan bahwa penolakan ini bersifat abadi dan tidak mengenal kompromi, baik di masa lalu, sekarang, maupun yang akan datang. Hamka menekankan bahwa pernyataan ini menjadi fondasi bagi setiap muslim untuk tidak tunduk pada tekanan sosial atau politik dalam masalah akidah.