IrabQuran.com

ID
← Kembali ke Daftar Surah

Al-Qalam

Surah 68
نۤ ۚوَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
nūn, wal-qalami wa mā yasṭurụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
مَآ اَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُوْنٍ
📖 Cara Baca:
mā anta bini'mati rabbika bimajnụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.
وَاِنَّ لَكَ لَاَجْرًا غَيْرَ مَمْنُوْنٍۚ
📖 Cara Baca:
wa inna laka la`ajran gaira mamnụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
📖 Cara Baca:
wa innaka la'alā khuluqin 'aẓīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.
فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
fa satubṣiru wa yubṣirụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,
بِاَيِّىكُمُ الْمَفْتُوْنُ
📖 Cara Baca:
bi`ayyikumul-maftụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
siapa di antara kamu yang gila?
اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖۖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ
📖 Cara Baca:
inna rabbaka huwa a'lamu biman ḍalla 'an sabīlihī wa huwa a'lamu bil-muhtadīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِيْنَ
📖 Cara Baca:
fa lā tuṭi'il-mukażżibīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
وَدُّوْا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُوْنَۚ
📖 Cara Baca:
waddụ lau tud-hinu fa yud-hinụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِيْنٍۙ
📖 Cara Baca:
wa lā tuṭi' kulla ḥallāfim mahīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
هَمَّازٍ مَّشَّاۤءٍۢ بِنَمِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
hammāzim masysyā`im binamīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,
مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ اَثِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
mannā'il lil-khairi mu'tadin aṡīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa,
عُتُلٍّۢ بَعْدَ ذٰلِكَ زَنِيْمٍۙ
📖 Cara Baca:
'utullim ba'da żālika zanīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,
اَنْ كَانَ ذَا مَالٍ وَّبَنِيْنَۗ
📖 Cara Baca:
ang kāna żā māliw wa banīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
karena dia kaya dan banyak anak.
اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗ
📖 Cara Baca:
iżā tutlā 'alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu.”
سَنَسِمُهٗ عَلَى الْخُرْطُوْمِ
📖 Cara Baca:
sanasimuhụ 'alal-khurṭụm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai(nya).
اِنَّا بَلَوْنٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَآ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِۚ اِذْ اَقْسَمُوْا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِيْنَۙ
📖 Cara Baca:
innā balaunāhum kamā balaunā aṣ-ḥābal-jannah, iż aqsamụ layaṣrimunnahā muṣbiḥīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
وَلَا يَسْتَثْنُوْنَ
📖 Cara Baca:
wa lā yastaṡnụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
tetapi mereka tidak menyisihkan (dengan mengucapkan, “Insya Allah”).
فَطَافَ عَلَيْهَا طَاۤىِٕفٌ مِّنْ رَّبِّكَ وَهُمْ نَاۤىِٕمُوْنَ
📖 Cara Baca:
fa ṭāfa 'alaihā ṭā`ifum mir rabbika wa hum nā`imụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Lalu kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
فَاَصْبَحَتْ كَالصَّرِيْمِۙ
📖 Cara Baca:
fa aṣbaḥat kaṣ-ṣarīm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,
فَتَنَادَوْا مُصْبِحِيْنَۙ
📖 Cara Baca:
fa tanādau muṣbiḥīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
lalu pada pagi hari mereka saling memanggil.
اَنِ اغْدُوْا عَلٰى حَرْثِكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صَارِمِيْنَ
📖 Cara Baca:
anigdụ 'alā ḥarṡikum ing kuntum ṣārimīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
”Pergilah pagi-pagi ke kebunmu jika kamu hendak memetik hasil.”
فَانْطَلَقُوْا وَهُمْ يَتَخَافَتُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
fanṭalaqụ wa hum yatakhāfatụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik.
اَنْ لَّا يَدْخُلَنَّهَا الْيَوْمَ عَلَيْكُمْ مِّسْكِيْنٌۙ
📖 Cara Baca:
al lā yadkhulannahal-yauma 'alaikum miskīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
”Pada hari ini jangan sampai ada orang miskin masuk ke dalam kebunmu.”
وَّغَدَوْا عَلٰى حَرْدٍ قَادِرِيْنَ
📖 Cara Baca:
wa gadau 'alā ḥarding qādirīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan berangkatlah mereka pada pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).
فَلَمَّا رَاَوْهَا قَالُوْٓا اِنَّا لَضَاۤلُّوْنَۙ
📖 Cara Baca:
fa lammā ra`auhā qālū innā laḍāllụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka ketika mereka melihat kebun itu, mereka berkata, “Sungguh, kita ini benar-benar orang-orang yang sesat,
بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ
📖 Cara Baca:
bal naḥnu maḥrụmụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
bahkan kita tidak memperoleh apa pun,”
قَالَ اَوْسَطُهُمْ اَلَمْ اَقُلْ لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُوْنَ
📖 Cara Baca:
qāla ausaṭuhum a lam aqul lakum lau lā tusabbiḥụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
berkatalah seorang yang paling bijak di antara mereka, “Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu).”
قَالُوْا سُبْحٰنَ رَبِّنَآ اِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيْنَ
📖 Cara Baca:
qālụ sub-ḥāna rabbinā innā kunnā ẓālimīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mereka mengucapkan, “Mahasuci Tuhan kami, sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim.”
فَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَلَاوَمُوْنَ
📖 Cara Baca:
fa aqbala ba'ḍuhum 'alā ba'ḍiy yatalāwamụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Lalu mereka saling berhadapan dan saling menyalahkan.
قَالُوْا يٰوَيْلَنَآ اِنَّا كُنَّا طٰغِيْنَ
📖 Cara Baca:
qālụ yā wailanā innā kunnā ṭāgīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mereka berkata, “Celaka kita! Sesungguhnya kita orang-orang yang melampaui batas.
عَسٰى رَبُّنَآ اَنْ يُّبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَآ اِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا رَاغِبُوْنَ
📖 Cara Baca:
'asā rabbunā ay yubdilanā khairam min-hā innā ilā rabbinā rāgibụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.”
كَذٰلِكَ الْعَذَابُۗ وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَكْبَرُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ
📖 Cara Baca:
każālikal-'ażāb, wa la'ażābul-ākhirati akbar, lau kānụ ya'lamụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Seperti itulah azab (di dunia). Dan sungguh, azab akhirat lebih besar se-kiranya mereka mengetahui.
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
📖 Cara Baca:
inna lil-muttaqīna 'inda rabbihim jannātin na'īm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
اَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِيْنَ كَالْمُجْرِمِيْنَۗ
📖 Cara Baca:
a fa naj'alul-muslimīna kal-mujrimīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?
مَا لَكُمْۗ كَيْفَ تَحْكُمُوْنَۚ
📖 Cara Baca:
mā lakum, kaifa taḥkumụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil keputusan?
اَمْ لَكُمْ كِتٰبٌ فِيْهِ تَدْرُسُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
am lakum kitābun fīhi tadrusụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Atau apakah kamu mempunyai kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?
اِنَّ لَكُمْ فِيْهِ لَمَا تَخَيَّرُوْنَۚ
📖 Cara Baca:
inna lakum fīhi lamā takhayyarụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
اَمْ لَكُمْ اَيْمَانٌ عَلَيْنَا بَالِغَةٌ اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ اِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُوْنَۚ
📖 Cara Baca:
am lakum aimānun 'alainā bāligatun ilā yaumil-qiyāmati inna lakum lamā taḥkumụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Atau apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat; bahwa kamu dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
سَلْهُمْ اَيُّهُمْ بِذٰلِكَ زَعِيْمٌۚ
📖 Cara Baca:
sal-hum ayyuhum biżālika za'īm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Tanyakanlah kepada mereka, “Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (keputusan yang diambil itu)?”
اَمْ لَهُمْ شُرَكَاۤءُۚ فَلْيَأْتُوْا بِشُرَكَاۤىِٕهِمْ اِنْ كَانُوْا صٰدِقِيْنَ
📖 Cara Baca:
am lahum syurakā`, falya`tụ bisyurakā`ihim ing kānụ ṣādiqīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.
يَوْمَ يُكْشَفُ عَنْ سَاقٍ وَّيُدْعَوْنَ اِلَى السُّجُوْدِ فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
yauma yuksyafu 'an sāqiw wa yud'auna ilas-sujụdi fa lā yastaṭī'ụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu,
خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗوَقَدْ كَانُوْا يُدْعَوْنَ اِلَى السُّجُوْدِ وَهُمْ سَالِمُوْنَ
📖 Cara Baca:
khāsyi'atan abṣāruhum tar-haquhum żillah, wa qad kānụ yud'auna ilas-sujụdi wa hum sālimụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).
فَذَرْنِيْ وَمَنْ يُّكَذِّبُ بِهٰذَا الْحَدِيْثِۗ سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُوْنَۙ
📖 Cara Baca:
fa żarnī wa may yukażżibu bihāżal-ḥadīṡ, sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya'lamụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur'an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
وَاُمْلِيْ لَهُمْۗ اِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ
📖 Cara Baca:
wa umlī lahum, inna kaidī matīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.
اَمْ تَسْـَٔلُهُمْ اَجْرًا فَهُمْ مِّنْ مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُوْنَۚ
📖 Cara Baca:
am tas`aluhum ajran fa hum mim magramim muṡqalụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Ataukah engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan utang?
اَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُوْنَ
📖 Cara Baca:
am 'indahumul-gaibu fa hum yaktubụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Ataukah mereka mengetahui yang gaib, lalu mereka menuliskannya?
فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُنْ كَصَاحِبِ الْحُوْتِۘ اِذْ نَادٰى وَهُوَ مَكْظُوْمٌۗ
📖 Cara Baca:
faṣbir liḥukmi rabbika wa lā takung kaṣāḥibil-ḥụt, iż nādā wa huwa makẓụm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.
لَوْلَآ اَنْ تَدَارَكَهٗ نِعْمَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ لَنُبِذَ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ مَذْمُوْمٌ
📖 Cara Baca:
lau lā an tadārakahụ ni'matum mir rabbihī lanubiża bil-'arā`i wa huwa mażmụm
🔄 Terjemahan Indonesia:
Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
فَاجْتَبٰىهُ رَبُّهٗ فَجَعَلَهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
📖 Cara Baca:
fajtabāhu rabbuhụ fa ja'alahụ minaṣ-ṣāliḥīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang saleh.
وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْلِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهٗ لَمَجْنُوْنٌ ۘ
📖 Cara Baca:
wa iy yakādullażīna kafarụ layuzliqụnaka bi`abṣārihim lammā sami'uż-żikra wa yaqụlụna innahụ lamajnụn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, “Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila.”
وَمَا هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ
📖 Cara Baca:
wa mā huwa illā żikrul lil-'ālamīn
🔄 Terjemahan Indonesia:
Padahal (Al-Qur'an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.