Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Kallā bal tuḥibbūnal-‘ājilah" adalah celaan pedas yang kembali ditujukan kepada orang-orang kafir yang mengingkari Kiamat. **Kallā** (Sekali-kali tidak) menolak perilaku mereka. **Tuḥibbūnal-‘ājilah** (kamu mencintai kehidupan dunia) merujuk pada dunia yang bersifat segera (*‘ājilah*).
---
Ayat ini mengidentifikasi **akar masalah** kekufuran: ketergantungan yang berlebihan pada kenikmatan duniawi dan melupakan tujuan hakiki.