IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Humazah Ayat 3

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Humazah Ayat 3

3 Surah Al-Humazah Ayat 3 ⬇️
يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ
📘 Cara Baca:
yaḥsabu anna mālahū akhladah
Arti Terjemahan Indonesia:
dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
يحسب
Ia mengira
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: حَسِبَ - يَحْسَبُ - حِسْبَانًا ح س ب
أن
bahwa
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf penegas.
Akar Kata: أ ن ن
ماله
hartanya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Anna
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Isim dari أَنَّ.
Akar Kata: م و ل - ه و
أخلد
mengabadikannya
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Khobar Anna
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi. Khobar dari أَنَّ. Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: خَلَدَ - يَخْلُدُ - خُلُودًا خ ل د
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
يَحْسَبُ (Dia mengira)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Fi'il Muḍāri'. Jumlah ini adalah Ḥāl (Keadaan) dari Allazī.
Tipe Analisis: Kalimat
أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ (Bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya)
Kalimat: Jumlah Ismiyyah (Tawkil) - Masdar Mu'awwal, Maf'ūl Bih dari Yaḥsabu. Akhladahū (Jumlah Fi'liyyah) adalah Khobar Anna.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istihzā' (Ejekan)
Kalimat ini adalah *Istihzā'* (ejekan) dari Allah terhadap keyakinan bodoh manusia bahwa kekayaan materi dapat memberikan keabadian atau menyelamatkan dari kematian dan azab.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. Khayalan keliru bahwa harta dapat menjamin kehidupan abadi dan melindungi dari kematian.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menerangkan bahwa "yahsabu anna maalahu akhladah" menunjukkan kesalahan persepsi manusia yang menganggap harta bisa memberikan keabadian. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah tipu daya setan yang membuat manusia lupa akan kematian. Ath-Thabari menguraikan bahwa banyak orang kafir Quraisy yang merasa aman dengan kekayaan mereka dan mengingkari hari kebangkitan. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa keyakinan keliru inilah yang mendorong seseorang berlaku sombong dan merendahkan orang lain. Az-Zamakhsyari menekankan bahwa harta tidak akan mampu menunda kematian sedetikpun.