Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Ciri orang yang suka mencela adalah ketergantungannya pada harta dan kesombongan material.
Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "alladzii jama'a maalan wa 'addadah" menggambarkan orang yang terobsesi dengan harta hingga menghitung-hitungnya berulang kali. Ath-Thabari menambahkan bahwa ini menunjukkan sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Ibnu Katsir menguraikan bahwa pengumpul harta biasanya merasa bangga dengan kekayaannya dan merendahkan orang yang miskin. Al-Alusi menjelaskan bahwa menghitung-hitung harta menunjukkan ketidakpuasan dan keinginan untuk terus menumpuk kekayaan. Hamka menekankan bahwa harta seharusnya menjadi sarana berbuat baik, bukan alat untuk menyombongkan diri.