IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-'Alaq Ayat 10

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-'Alaq Ayat 10

10 Surah Al-'Alaq Ayat 10 ⬇️
عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ
📘 Cara Baca:
'abdan iżā ṣallā
Arti Terjemahan Indonesia:
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
عبدا
seorang hamba
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Mudzakkar
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari يَنْهَىٰ.
Akar Kata: ع ب د
اذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu.
Akar Kata: أ و ذ
صلى
ia salat
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Syarat. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: ص ل و
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kata
عَبْدًا (Seorang hamba)
Frasa: Ism - Maf'ūl Bih Thānī [Objek Kedua] dari Yanhā.
Tipe Analisis: Kalimat
إِذَا صَلَّىٰ (Ketika dia salat)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Ẓarf Zamān [Keterangan Waktu] Muta'alliq [terkait] dengan Yanhā [Keterangan Waktu].
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • صَلَّى • Shorof
صَلَّى berasal dari akar kata ص ل و. Bentuk aslinya adalah صَلَوَ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Ijaz Ḥadzaf
Penyebutan **عَبْدًا (abdan/seorang hamba)** adalah *Ijaz* yang merujuk pada Nabi Muhammad SAW yang sedang shalat. Penggunaan kata *hamba* (**abdan**) menaikkan kedudukan Nabi yang taat.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Seorang hamba ketika dia salat? Pertanyaan yang menantang akal sehat, bagaimana mungkin seorang hamba dilarang melakukan kebaikan mutlak.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menerangkan bahwa "abdun idzaa shallaa" (seorang hamba ketika dia salat) merujuk langsung kepada **Nabi Muhammad ?** yang melakukan salat di sekitar Ka'bah. Ath-Thabari menjelaskan bahwa salat adalah puncak ketaatan dan bagaimana mungkin hal itu dilarang. Al-Qurthubi menambahkan bahwa perbuatan Abu Jahal adalah puncak kebodohan karena melarang sesuatu yang baik. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini menunjukkan betapa bejatnya perilaku orang yang sombong. Hamka menekankan bahwa salat adalah hak dasar setiap hamba untuk berhubungan dengan Tuhannya.