Maka apakah yang membuatmu mendustakan (hari) pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu? Pertanyaan celaan atas penolakan terhadap Hari Kiamat setelah bukti-bukti penciptaan yang sempurna.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa pertanyaan ini ditujukan kepada orang kafir yang mendustakan hari pembalasan (*ad-diin*), padahal mereka telah melihat bukti kekuasaan Allah yang mampu menciptakan manusia dari ketiadaan dan mengembalikannya ke kerendahan. Ibnu Katsir menerangkan bahwa frasa "ba'du" (setelah itu) merujuk pada bukti nyata penciptaan manusia dan jaminan pahala bagi yang beriman. Al-Qurthubi menambahkan bahwa manusia seharusnya tidak mendustakan Pembalasan setelah menyaksikan kesempurnaan penciptaannya sendiri. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah celaan bagi akal yang tidak mau menerima kebenaran yang ditunjukkan oleh Allah melalui ciptaan-Nya. Sayyid Quthb menekankan bahwa tidak ada alasan lagi bagi manusia untuk meragukan adanya Hari Pembalasan.