IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Insyirah Ayat 8

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Insyirah Ayat 8

8 Surah Al-Insyirah Ayat 8 ⬇️
وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ
📘 Cara Baca:
wa ilā rabbika fargab
Arti Terjemahan Indonesia:
dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
الى
kepada
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: أ ل ي
ربك
Tuhanmu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr. Jār Majrūr Mu'allaq dengan Fi'il yang diperkirakan. Kāf (كَ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ر ب ب - ك
فارغب
maka berharaplah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: ف
ارغب
berharaplah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Amr
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada ٱنصَبْ. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (أنت).
Akar Kata: ر غ ب
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Ḥaṣr (Pembatasan)
Penggunaan *Taqdīm* (mendahulukan) keterangan (**وَإِلَى رَبِّكَ**) sebelum kata kerja (**فَارْغَبْ**) berfungsi sebagai *Ḥaṣr* (pembatasan): **hanya kepada Tuhanmulah** engkau harus berharap. Ini menegaskan keikhlasan (*Ikhlāṣ*) sebagai tujuan akhir dari semua kerja keras (Ayat 7).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. Penutup surah yang mengarahkan semua harapan dan doa hanya kepada Allah semata.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa ilaa Rabbika farghab" adalah perintah untuk **mengkhususkan harapan** dan niat hanya kepada Allah dalam semua urusan, baik duniawi maupun ukhrawi. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah perintah untuk memurnikan ibadah dan doa hanya kepada-Nya, sebagai puncak dari tauhid. Al-Qurthubi menambahkan bahwa berharap kepada Allah adalah **fondasi spiritual** yang menjamin kemudahan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa harapan ini harus diiringi dengan ketaatan (ayat 7). Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menyimpulkan bahwa surah ini mengajarkan agar setelah berjuang keras (ayat 7), hati harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah (ayat 8) dan berharap hanya pada ridha-Nya.