Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. Penutup surah yang mengarahkan semua harapan dan doa hanya kepada Allah semata.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa ilaa Rabbika farghab" adalah perintah untuk **mengkhususkan harapan** dan niat hanya kepada Allah dalam semua urusan, baik duniawi maupun ukhrawi. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah perintah untuk memurnikan ibadah dan doa hanya kepada-Nya, sebagai puncak dari tauhid. Al-Qurthubi menambahkan bahwa berharap kepada Allah adalah **fondasi spiritual** yang menjamin kemudahan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa harapan ini harus diiringi dengan ketaatan (ayat 7). Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menyimpulkan bahwa surah ini mengajarkan agar setelah berjuang keras (ayat 7), hati harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah (ayat 8) dan berharap hanya pada ridha-Nya.