IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Insyirah Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Insyirah Ayat 4

4 Surah Al-Insyirah Ayat 4 ⬇️
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ
📘 Cara Baca:
wa rafa'nā laka żikrak
Arti Terjemahan Indonesia:
dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
رفعنا
Kami telah meninggikan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada وَضَعْنَا. Nūn (نَا) Fā'il.
Akar Kata: ر ف ع - ن ح ن
لك
untukmu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Jār (ل) dan Majrūr (كَ).
Akar Kata: ل - ك
ذكرك
sebutanmu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari رَفَعْنَا. Kāf (كَ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ذ ك ر - ك
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Mubālaghah
Pernyataan **وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (wa rafaʻnā laka dzikrak/Kami tinggikan bagimu sebutanmu)** adalah *Mubālaghah* (hiperbola) yang menunjukkan kemuliaan abadi Nabi SAW di dunia dan akhirat (disebutkan dalam syahadat, azan, dan lain-lain).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (namamu). Penegasan atas kemuliaan yang diberikan Allah kepada Nabi ?, menjadikan namanya selalu disebut bersama nama Allah.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa rafa'naa laka dzikrak" berarti Allah **meninggikan kemuliaan dan nama Nabi ?**. Ibnu Katsir menafsirkan bahwa nama Nabi selalu disebut bersama nama Allah dalam syahadat, azan, iqamah, salat, khutbah, dan lainnya. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah nikmat terbesar setelah kenabian, yaitu **kemuliaan abadi** yang tidak diberikan kepada nabi lain. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ketinggian sebutan ini mencakup pujian di dunia dan di akhirat. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menekankan bahwa kemuliaan ini adalah penawar dari segala celaan dan hinaan yang ditujukan oleh orang kafir.