IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Ad-Duha Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Ad-Duha Ayat 4

4 Surah Ad-Duha Ayat 4 ⬇️
وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ
📘 Cara Baca:
wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ụlā
Arti Terjemahan Indonesia:
dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu Isti'nāf.
Akar Kata: و
ل
sungguh akhirat
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Lām al-Ibtidā' (Taukīd)
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Lām Taukīd.
Akar Kata: ل
الآخرة
akhirat
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Muannats
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: أ خ ر
خير
lebih baik
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Tafḍīl
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari ٱلْءَاخِرَةُ.
Akar Kata: خ ي ر
لك
bagimu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Jār (ل) dan Majrūr (كَ).
Akar Kata: ل - ك
من
daripada
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: م ن ن
الأولى
yang pertama (dunia)
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Tafḍīl
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah Muqaddarah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: أ و ل
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَلَلْآخِرَةُ (Dan sungguh, akhirat itu)
Kalimat: Wāw Isti'nāfiyyah [Waw Permulaan] + Lām Ibtidā' [Lām Permulaan] + Ism - Mubtada' [Subjek].
Tipe Analisis: Frasa
خَيْرٌ لَكَ (Lebih baik bagimu)
Frasa: Ism Tafḍīl [Kata Sifat Unggul] + Jār Majrūr [Diawali Huruf Jarr] - Khobar [Predikat] bagi Al-Ākhiratu.
Tipe Analisis: Frasa
مِنَ الْأُولَىٰ (Daripada yang permulaan (dunia))
Frasa: Jār Majrūr [Diawali Huruf Jarr] - Muta'alliq [terkait] dengan Khayrun [Keterangan Perbandingan].
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • الْأُولَى • Shorof
الْأُولَى berasal dari akar kata و ل ي. Bentuk aslinya adalah الْأَوْلَى, merupakan Isim Mithāl & Naqish.

➡️ Mekanisme: Hadhf & Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Hadhf dan Ibdāl: 1. Hadhf wāw (و) di awal kata (sebagai fā' al-fi'il). 2. Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata diubah menjadi alif (ا).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd dan Tafḍīl
Ayat ini mengandung *Taukīd* yang kuat (**وَلَلْآخِرَةُ / Wa lal-ākhiratu**). Ungkapan **خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَى (khairul-laka min al-ūlā/lebih baik bagimu daripada yang permulaan)** adalah *Tafḍīl* (perbandingan keutamaan) yang menjanjikan bahwa akhirat (atau masa depan dakwah) akan lebih mulia dari dunia (atau masa awal dakwah).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu daripada permulaan. Janji bahwa kehidupan Nabi ﷺ di akhirat (atau masa depan dakwah) akan jauh lebih baik daripada masa lalu atau kini.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menafsirkan "Walal aakhiratu khairul laka minal uulaa" sebagai janji bahwa **akhirat** (kehidupan setelah mati) adalah lebih baik daripada dunia. Namun, Ath-Thabari menambahkan tafsir lain bahwa **masa depan dakwah** Nabi ﷺ (masa akhir) akan lebih baik daripada masa-masa awal yang penuh kesulitan. Al-Qurthubi menggabungkan kedua makna, menegaskan bahwa segala urusan Nabi ﷺ, baik di dunia yang akan datang maupun di akhirat, akan terus membaik. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah jaminan kemuliaan yang terus meningkat. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menekankan bahwa setiap kesusahan yang dilalui akan dibalas dengan kemuliaan yang lebih besar.