Apakah dia (manusia) mengira bahwa sekali-kali tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya? Pertanyaan celaan atas kesombongan manusia yang merasa kebal dari pertanggungjawaban.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Ayaḥsabu allan yaqdira ‘alaihi ahad" adalah pertanyaan celaan (istifham inkari) terhadap manusia sombong yang **mengira tidak ada yang mampu menguasainya** atau menghukumnya. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ayat ini turun untuk mencela Abu Al-Asyad bin Kaladah yang membanggakan kekuatan fisiknya. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah penyakit hati yang muncul dari rasa memiliki kekuatan atau harta yang besar. Al-Baidhawi menguraikan bahwa anggapan ini adalah penyimpangan dari fitrah yang seharusnya menyadari kekuasaan Allah. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah peringatan terhadap kesombongan dan lupa akan Hari Pembalasan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan bahwa manusia sombong ini lupa bahwa kekuasaan Allah meliputi segala-galanya.