IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Fajr Ayat 3

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Fajr Ayat 3

3 Surah Al-Fajr Ayat 3 ⬇️
وَّالشَّفْعِ وَالْوَتْرِۙ
📘 Cara Baca:
wasy-syaf'i wal-watr
Arti Terjemahan Indonesia:
demi yang genap dan yang ganjil,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
الشفع
yang genap
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada وَٱلْفَجْرِ.
Akar Kata: ش ف ع
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
الوتر
yang ganjil
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada وَٱلْفَجْرِ.
Akar Kata: و ت ر
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Ṭibāq (Muqābalah) wa Ijaz
Sumpah ketiga (**وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ / Wasy-syafʻi wal-witr**) adalah *Ṭibāq* (kontras) antara genap dan ganjil. Ini adalah *Ijaz* (keringkasan) yang mencakup segala sesuatu di alam semesta (karena segala sesuatu pasti genap atau ganjil).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan yang genap dan yang ganjil. Sumpah dengan segala sesuatu yang berpasangan dan yang berdiri sendiri dalam alam semesta.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wasy Syaf’i wal Watr" adalah sumpah dengan segala sesuatu yang **genap** (*syaf’i*) dan **ganjil** (*watr*) dalam ciptaan Allah. Ibnu Katsir menerangkan bahwa tafsir yang paling masyhur menyebut *Watr* adalah Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) dan *Syaf’i* adalah Hari Nahr (tanggal 10 Dzulhijjah). Al-Qurthubi menambahkan bahwa makna ini juga mencakup seluruh makhluk yang diciptakan berpasangan (genap) dan Allah sebagai Dzat yang Ganjil (Tunggal). Al-Baidhawi menguraikan bahwa sumpah ini mencakup semua angka dan semua jenis ciptaan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai isyarat bahwa Allah bersumpah dengan semua hal yang ada di alam semesta.