Dan yang genap dan yang ganjil. Sumpah dengan segala sesuatu yang berpasangan dan yang berdiri sendiri dalam alam semesta.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wasy Syaf’i wal Watr" adalah sumpah dengan segala sesuatu yang **genap** (*syaf’i*) dan **ganjil** (*watr*) dalam ciptaan Allah. Ibnu Katsir menerangkan bahwa tafsir yang paling masyhur menyebut *Watr* adalah Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) dan *Syaf’i* adalah Hari Nahr (tanggal 10 Dzulhijjah). Al-Qurthubi menambahkan bahwa makna ini juga mencakup seluruh makhluk yang diciptakan berpasangan (genap) dan Allah sebagai Dzat yang Ganjil (Tunggal). Al-Baidhawi menguraikan bahwa sumpah ini mencakup semua angka dan semua jenis ciptaan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai isyarat bahwa Allah bersumpah dengan semua hal yang ada di alam semesta.