IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Fajr Ayat 21

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Fajr Ayat 21

21 Surah Al-Fajr Ayat 21 ⬇️
كَلَّآ اِذَا دُكَّتِ الْاَرْضُ دَكًّا دَكًّاۙ
📘 Cara Baca:
kallā iżā dukkatil-arḍu dakkan dakkā
Arti Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
كلا
Sekali-kali tidak!
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Rad'in wa Taukīd
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf pencegah dan penegas.
Akar Kata: ك ل ل ا
اذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu.
Akar Kata: أ و ذ
دكت
bumi dihancurkan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi Majhūl
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Majhūl Syarat.
Akar Kata: د ك ك
الأرض
bumi
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Nā'ibul Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Na'ibul Fā'il dari دُكَّتِ.
Akar Kata: أ ر ض
دكا
dengan kehancuran
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Maf'ūl Muṭlaq
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Maṣdar untuk penegasan.
Akar Kata: د ك ك
دكا
berulang-ulang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Na'at bagi دَكًّا.
Akar Kata: د ك ك
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • دَكًّا • Shorof Idghām Mutamāsilain
دَكًّا berasal dari akar kata د ك ك. Bentuk aslinya adalah دَكَّكًا, merupakan Isim Mudha'af.

➡️ Mekanisme: Non-I'lal Idgham

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Idghām: Peleburan dua huruf yang sama (ك) pada Isim Masdar.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Taukīd
Kata **كَلَّا (Kallā)** digunakan kembali untuk hardikan keras. Pengulangan **دَكًّا دَكًّا (dakkan dakkan/goncangan berturut-turut)** adalah *Taukīd* yang menunjukkan kedahsyatan gempa Hari Kiamat.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sekali-kali tidak! Apabila bumi digoncangkan berturut-turut. Bantahan kedua dan permulaan deskripsi Hari Kiamat.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Kallā idzā dukkati al-ardhu dakkān dakkā" adalah **bantahan kedua** (*Kallā*) yang mengalihkan pembicaraan ke **Hari Kiamat**, ketika bumi **digoncangkan berturut-turut** hingga hancur. Ibnu Katsir menerangkan bahwa guncangan ini adalah guncangan dahsyat yang meratakan gunung-gunung. Al-Qurthubi menambahkan bahwa guncangan ini menandai berakhirnya kehidupan dunia. Al-Baidhawi menguraikan bahwa guncangan ini adalah hukuman bagi orang yang terpedaya oleh dunia (ayat 20). Al-Alusi menekankan bahwa kedahsyatan ini tidak dapat dibayangkan oleh manusia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan guncangan ini sebagai kehancuran total sistem alam semesta.