IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Gasyiyah Ayat 21

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Gasyiyah Ayat 21

21 Surah Al-Gasyiyah Ayat 21 ⬇️
فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ
📘 Cara Baca:
fa żakkir, innamā anta mużakkir
Arti Terjemahan Indonesia:
Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ف
Maka
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā' Isti'nāf.
Akar Kata: ف
ذكر
berilah peringatan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Amr
Kedudukan: Fi'il Amr
I'rab & Tanda: Majzum dengan Sukun
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (أنت).
Akar Kata: ذ ك ر
إنما
sesungguhnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Kāffah wa Makfūfah
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Taukīd yang dibatalkan fungsinya oleh Mā (مَا).
Akar Kata: أ ن ن - م ا
أنت
engkau
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ḍamīr Munfaṣil
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: أ ن ت
مذكر
pemberi peringatan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari أَنتَ.
Akar Kata: ذ ك ر
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Amr dan Ḥaṣr Bil-Istithnā`
Perintah **فَذَكِّرْ (Fa dzakkir/Maka berilah peringatan)** adalah *Amr* (perintah) kepada Nabi SAW. Dilanjutkan dengan *Ḥaṣr Bil-Istithnā`* (**إِنَّمَا أَنْتَ مُذَكِّرٌ / innamā anta mudzakkir/sesungguhnya engkau hanyalah pemberi peringatan**), membatasi peran Nabi SAW hanya sebagai penyampai, bukan pemaksa.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Perintah dan penegasan tugas Nabi Muhammad ﷺ.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fadzkir innamā anta mudzakkir" adalah perintah kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk **memberi peringatan** (*fadzkir*) kepada kaumnya, karena tugas beliau hanyalah sebagai **pemberi peringatan** (*mudzakkir*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa tugas Nabi hanya menyampaikan, bukan memaksa mereka beriman. Al-Qurthubi menambahkan bahwa peringatan ini adalah hasil dari perenungan alam semesta (ayat 17-20). Al-Baidhawi menguraikan bahwa fungsi Nabi adalah menyampaikan kebenaran secara jelas. Al-Alusi menekankan bahwa tugas *mudzakkir* ini adalah peran yang sangat mulia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan perintah ini sebagai penegasan bahwa hasil hidayah adalah urusan Allah.