Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan. Deskripsi perabotan yang menunjukkan kehormatan di Surga.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fīhā sururun marfū‘ah" berarti di Surga **terdapat tempat tidur** atau **takhta-takhta yang ditinggikan** (*marfū‘ah*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa takhta ini ditinggikan secara fisik dan kehormatan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ketinggian takhta adalah simbol kemuliaan dan kekuasaan yang diberikan kepada penghuni Surga. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah balasan bagi ketundukan mereka di dunia. Al-Alusi menekankan bahwa takhta yang ditinggikan memungkinkan mereka melihat kenikmatan Surga yang luas. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan takhta ini sebagai simbol kedudukan dan kenyamanan yang sempurna.