IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-A'la Ayat 9

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-A'la Ayat 9

9 Surah Al-A'la Ayat 9 ⬇️
فَذَكِّرْ اِنْ نَّفَعَتِ الذِّكْرٰىۗ
📘 Cara Baca:
fa żakkir in nafa'atiż-żikrā
Arti Terjemahan Indonesia:
oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ف
Maka
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā' Isti'nāf.
Akar Kata: ف
ذكر
berilah peringatan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Amr
Kedudukan: Fi'il Amr
I'rab & Tanda: Majzum dengan Sukun
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (أنت).
Akar Kata: ذ ك ر
إن
jika
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Syarat.
Akar Kata: أ ن ن
نفعت
bermanfaat
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Tā' (تِ) Tā'u Ta'nīts.
Akar Kata: ن ف ع
الذكرى
peringatan itu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Fā'il dari نَّفَعَتِ.
Akar Kata: ذ ك ر
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Fā` al-Jazā`iyyah wa Amr
Huruf **فَ (Fa/Oleh sebab itu)** berfungsi sebagai *Fā` al-Jazā`iyyah* (sebab-akibat), setelah dijanjikan kemudahan, Nabi SAW diperintah **فَذَكِّرْ (Fa dzakkir/berilah peringatan)**. Perintah ini dibatasi (*Taqyīd*) dengan syarat **in nafʻati adz-dzikrā (jika peringatan itu bermanfaat).**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Oleh sebab itu, berilah peringatan jika peringatan itu bermanfaat. Perintah kepada Nabi ﷺ untuk berdakwah secara selektif dan bijaksana.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fadzkir in nafa’atidz dzikrā" adalah perintah untuk **memberi peringatan** (*fadzkir*) **jika peringatan itu bermanfaat** (*in nafa’atidz dzikrā*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa Nabi ﷺ harus terus berdakwah, meskipun ada sebagian orang yang menolak. Al-Qurthubi menambahkan bahwa peringatan tetap wajib diberikan, karena manfaatnya adalah urusan Allah. Al-Baidhawi menguraikan bahwa peringatan harus disampaikan kepada orang yang berpotensi menerima. Al-Alusi menekankan bahwa *in* (jika) di sini bukan pembatasan, melainkan penegasan bahwa peringatan pasti bermanfaat bagi orang yang beriman. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ayat ini sebagai kaidah dakwah yang bijaksana.