➡️ Mekanisme: Iskān & Naql Hadhf Nūn
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertobat, maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (Neraka) yang membakar.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Innal-ladzīna fatanul-mu'minīna wal-mu'mināti tsumma lam yatūbū falahum ‘adzābu jahannama wa lahum ‘adzābul-ḥarīq" adalah ancaman keras: orang yang **menyiksa** (*fatanū*) orang mukmin dan **tidak bertobat**, bagi mereka **azab Jahanam** dan **azab yang membakar** (*al-ḥarīq*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *fatana* di sini berarti membakar atau menyiksa. Al-Qurthubi menambahkan bahwa penyebutan *adzābul-ḥarīq* (azab pembakaran) adalah balasan setimpal atas perbuatan mereka membakar orang beriman di dunia. Al-Baidhawi menguraikan bahwa Allah memberikan kesempatan tobat, tetapi jika diabaikan, hukuman kekal akan menanti. Al-Alusi menekankan bahwa azab ganda (Jahanam dan Pembakaran) menunjukkan dahsyatnya hukuman. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan kesempatan tobat adalah rahmat Allah yang didahului ancaman.