IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Insyiqaq Ayat 18

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Insyiqaq Ayat 18

18 Surah Al-Insyiqaq Ayat 18 ⬇️
وَالْقَمَرِ اِذَا اتَّسَقَۙ
📘 Cara Baca:
wal-qamari iżattasaq
Arti Terjemahan Indonesia:
demi bulan apabila jadi purnama,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ل
benar-benar
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Lām Jawāb Qasam
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Lām (لَ) Jawaban Sumpah.
Akar Kata: ل
تركبن
kamu akan menempuh
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri' Maftūh
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Nūn Taukīd Muqaddarah
Penjelasan: Wāwu (و) Fā'il yang dihapus karena Nūn Taukīd.
Akar Kata: ر ك ب
طبقا
tingkat
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Ḥāl (Keadaan) / Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Keterangan keadaan/objek.
Akar Kata: ط ب ق
عن
dari
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ع ن ن
طبق
tingkat
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ط ب ق
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • اتَّسَقَ • Shorof
اتَّسَقَ berasal dari akar kata و س ق. Bentuk aslinya adalah اوْتَسَقَ, merupakan Fiil Mithāl Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl & Idgham

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl dan Idghām: Huruf wāw (و) diubah menjadi tā' (ت) (Ibdāl) lalu diidghamkan ke tā' yang sudah ada.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Qasam (Sumpah)
Sumpah ketiga adalah demi **الْقَمَرِ إِذَا اتَّسَقَ (al-qamari idzāttasaq/bulan apabila purnama)**, yaitu fase kesempurnaan cahaya, melambangkan kepastian hukum alam.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan bulan apabila jadi purnama.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wal-qamari idzat-tasaq" adalah sumpah ketiga: **dengan bulan apabila jadi purnama** (*idzat-tasaq*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *tasaq* berarti bulan telah menjadi penuh dan lengkap. Al-Qurthubi menambahkan bahwa bulan purnama adalah simbol keindahan dan kesempurnaan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa sumpah dengan bulan purnama adalah isyarat tentang pengumpulan manusia di Hari Kiamat. Al-Alusi menekankan bahwa keindahan bulan purnama adalah ciptaan yang agung. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan bulan yang sempurna sebagai fase terakhir dari suatu siklus.