IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Insyiqaq Ayat 11

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Insyiqaq Ayat 11

11 Surah Al-Insyiqaq Ayat 11 ⬇️
فَسَوْفَ يَدْعُوْ ثُبُوْرًاۙ
📘 Cara Baca:
fa saufa yad'ụ ṡubụrā
Arti Terjemahan Indonesia:
maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!”
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و
يصلى
ia akan masuk
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada يَدْعُوا۟. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (هو).
Akar Kata: ص ل ي
سعيرا
api yang menyala-nyala
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari وَيَصْلَىٰ.
Akar Kata: س ع ر
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يَدْعُو • Shorof
يَدْعُو berasal dari akar kata د ع و. Bentuk aslinya adalah يَدْعُوُ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Iskān

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān: Huruf wāw (و) disukunkan karena beratnya ḍammah pada wāw (ثقل).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Muqābalah
Ayat ini adalah *Muqābalah* dengan Ayat 9: **يَدْعُو ثُبُورًا (yadʻū tsubūrā/berteriak, Celakalah aku!)** vs. **masrūrā (gembira).**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Maka dia akan berteriak: "Celakalah aku!".

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fasawfa yad’ū tsubūrā" berarti orang itu **akan berteriak memohon kecelakaan** (*tsubūrā*) atau kehancuran. Ibnu Katsir menerangkan bahwa teriakan ini adalah penyesalan atas nasib buruk yang menimpanya. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *tsubūr* adalah seruan untuk kehancuran total. Al-Baidhawi menguraikan bahwa teriakan ini adalah ekspresi keputusasaan yang ekstrem. Al-Alusi menekankan bahwa teriakan ini adalah balasan atas kesenangan sia-sia mereka di dunia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *tsubūrā* sebagai ratapan yang tiada berguna.