IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Infitar Ayat 19

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Infitar Ayat 19

19 Surah Al-Infitar Ayat 19 ⬇️
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۗوَالْاَمْرُ يَوْمَىِٕذٍ لِّلّٰهِ
📘 Cara Baca:
yauma lā tamliku nafsul linafsin syai`ā, wal-amru yauma`iżil lillāh
Arti Terjemahan Indonesia:
(Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
يوم
Hari
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Badal
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Keterangan waktu (Badal dari يَوْمُ).
Akar Kata: ي و م
لا
tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Nafy.
Akar Kata: ل ا
تملك
berkuasa
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'.
Akar Kata: م ل ك
نفس
seseorang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari تَمْلِكُ.
Akar Kata: ن ف س
ل
bagi
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Lām (لِ) Jarr. Isim Majrūr.
Akar Kata: ل - ن ف س
نفس
seseorang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ن ف س
شيئا
sedikit pun
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari تَمْلِكُ.
Akar Kata: ش ي أ
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf / Ḥālīyah
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و
الأمر
urusan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: أ م ر
يومئذ
pada hari itu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Ẓarf Zamān. Iḍh (إِذٍ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ي و م - أ ذ ا
ل
bagi Allah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Lām (لِ) Jarr. Jār Majrūr Khobar.
Akar Kata: ل - أ ل ه
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Nafyu Mutlak dan Ḥaṣr Bil-Taqdīm
Ayat penutup (*Khātimah*) ini mengandung *Nafyu Mutlak*: **لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْئًا (lā tamliku nafsun li nafsin syai`ā/seseorang sama sekali tidak berdaya untuk menolong orang lain)**. Dilanjutkan dengan *Ḥaṣr* (pembatasan) melalui *Taqdīm* (pendahuluan) keterangan (**لِلَّهِ / lillāh/mutlak milik Allah**), yang menegaskan bahwa seluruh kekuasaan dan otoritas pada hari itu **hanya** milik Allah.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

(Yaitu) pada hari ketika seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Yawma lā tamliku nafsul-li nafsin syai’ā; wal-amru yawma’idzil-lillāh" adalah jawaban definitif: pada hari itu **seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain**, dan **segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *lā tamliku* berarti tidak ada yang memiliki kekuasaan atau kemampuan untuk menolong. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ketiadaan penolong menunjukkan ketidakberdayaan total manusia. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kepastian kekuasaan Allah pada hari itu adalah tujuan dari seluruh peringatan. Al-Alusi menekankan bahwa *wal-amru yawma’idzil-lillāh* adalah penutup yang agung. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ayat ini sebagai penegasan bahwa hanya amal yang akan menolong, dan kekuasaan mutlak hanya milik Allah.