IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Infitar Ayat 18

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Infitar Ayat 18

18 Surah Al-Infitar Ayat 18 ⬇️
ثُمَّ مَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۗ
📘 Cara Baca:
ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ثم
Kemudian
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf (Tartīb wa Tarākhī)
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: ث م م
ما
apa
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Istifhām
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: م و ي
أدراك
yang memberitahumu
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (هو/Allah). Kāf (كَ) Maf'ūl Bih Pertama.
Akar Kata: د ر ي - ك
ما
apa
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Istifhām
Kedudukan: Mubtada' Kedua
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mubtada' (Maf'ūl Bih Kedua أَدْرَىٰكَ).
Akar Kata: م و ي
يوم
Hari
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Khobar Kedua
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari مَا. Muḍāf.
Akar Kata: ي و م
الدين
pembalasan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari يَوْمُ.
Akar Kata: د ي ن
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd dan Tsumma Li at-Tarākhī
Pengulangan Ayat 17 (**Tsumma mā adrāka mā yaumud-dīn**) adalah *Taukīd* yang sangat kuat, menggunakan **ثُمَّ (Tsumma/Sekali lagi)** yang berarti **betapa hebatnya/agungnya** hari itu.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sekali lagi, tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu?

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Tsumma mā adrāka mā yawmud-dīn" adalah **pengulangan pertanyaan** untuk lebih menekankan keagungan dan kengerian Hari Pembalasan. Ath-Thabari menerangkan bahwa pengulangan ini berfungsi untuk memantapkan peringatan di hati pendengar. Al-Qurthubi menambahkan bahwa pengulangan dalam Al-Qur’an selalu untuk tujuan yang sangat penting. Al-Baidhawi menguraikan bahwa Hari Pembalasan adalah inti dari pesan risalah. Al-Alusi menekankan bahwa Hari Pembalasan adalah fokus dari keseluruhan surah. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan pengulangan ini sebagai penegasan terakhir sebelum jawaban definitif.